Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Offense Between Negligence of the State Civil Apparatus and the Criminal Act Of Forgery Of Letters In Making Certificates Of Ownership Rights Budianto, Agus; Nugraha, Dwi Putra; Minerva, Maria; Maukar, Michelle Regine; Laure, Callista; Vandini, Tia
PALAR (Pakuan Law review) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11, Nomor 2 April-June 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/palar.v11i2.11746

Abstract

Abstract  The State Civil Apparatus (ASN) is a profession in government agencies responsible for providing public services based on good governance principles. However, the actual delivery of these services may not always meet public expectations. Maladministration, including negligence, abuse of authority, and neglect of legal obligations, can create opportunities for criminal acts, such as forgery of letters. This research focuses on the correlation between ASN negligence and the crime of letter forgery in the issuance of certificates of ownership. Through a qualitative approach and case study, the study reveals that deviations from the principles of good governance by ASN could be contributing factors to document forgery. Document forgery reflects the elements of an unlawful act and malicious intent. Despite the availability of legal measures in Indonesia, weak supervision and integrity of human resources hinder prevention and prosecution. The study also examines criminal law in India and the Netherlands to assess the Indonesian legal system. Keywords: Maladministration, Forgery, Comparative Criminal Law
Implementasi Nominee Agreement dalam Perspektif Hukum di Indonesia Vandini, Tia
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i4.7660

Abstract

Perjanjian pinjam nama atau (nominee agreement) biasa dipakai Warga Negara Asing (WNA) untuk memiliki bisnis di Indonesia dengan menggunakan lahan dan membuat bangunan, seperti hal nya yang banyak dilakukan oleh WNA di wilayah Bali. Dengan keindahan pulau Bali membuat para investor terutama WNA tertarik untuk memiliki bisnis property di Bali, sehingga dilakukan perjanjian pinjam nama (nominee agreement). Karena upah yang besar juga membuat warga negara Indonesia (WNI) tertarik untuk meminjamkan nama dan membuat perjanjian tersebut. Indonesia memiliki peraturan untuk melarang WNA memiliki lahan di Indonesia sehingga erjanjian ini membuat celah hukum bagi warga Negara Asing jika membuat perjanjian pinjam nama untuk memiliki tanah di Indonesia, sehingga ini bertentangan dengan UU nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan pokok-pokok agraria. Orang asing bisa menggunakan lahan di Indonesia dengan menggunakan hak pakai.