Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik di Desa Kolomayan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar nirra, nirra fatmah; dianis, dianis izzatul yuanita; ari, ari susetiyo; miftahuddin, miftahuddin
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpm.v4i2.42842

Abstract

Pertanian merupakan sektor penting yang menopang kehidupan masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi. Namun, tantangan utama yang dihadapi petani lokal adalah ketergantungan terhadap pupuk kimia yang harganya terus meningkat dan dampaknya terhadap lingkungan semakin dirasakan. Di sisi lain, potensi bahan organik seperti limbah sangat melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.Penggunaan pupuk organik tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan dan menurunkan biaya produksi pertanian. Sayangnya, kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan organik menjadi pupuk masih menjadi kendala utama di kalangan petani dan warga desa. Oleh karena itu, diperlukan adanya pendampingan yang sistematis untuk mengedukasi dan melatih masyarakat agar mampu membuat dan menggunakan pupuk organik secara mandiri. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan tersebut melalui kegiatan pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan intensif dalam pembuatan pupuk organik baik cair maupun padat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kolomayan mampu memanfaatkan potensi lokal menjadi produk yang bernilai guna tinggi, sekaligus mendorong praktik pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.   Keta Kunci : Pendampingan, Pupuk organik,ekonomi masyarakat,
Pendampingan Academic Writing Bagi Mahasiswa Baru Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah Uit Lirboyo Kediri ari, Ari Susetiyo; Miftahuddin, Miftahuddin; Nirra Fatmah; Dianis Izzatul Yuanita; Moch Mukhlison; Amik Nadziroh
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan Academic Writing pada mahasiswa tingkat awal merupakan upaya strategis untuk meningkatkan keterampilan menulis ilmiah di kalangan mahasiswa baru yang sering kali menghadapi tantangan dalam  penugasan, seperti struktur artikel, dan penggunaan bahasa akademik. Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan memberikan bimbingan langsung melalui pelatihan dan praktik menulis, dengan fokus pada mahasiswa tingkat awal di prodi PGMI perguruan tinggi. Metode yang diterapkan meliputi sesi teori dan praktik, diikuti oleh evaluasi kemajuan peserta.  Berdasarkan hasil kegiatan yang telah terlaksana, adanya antusias dari mahasiswa baru program studi pendidikan guru madrasah ibtida’iyah, mahasiswa menjadi lebih memahami materi terkait penulisan karya tulis ilmiah.  
Media Whatsapp Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Masa Pandemi Covid-19 Ari, Ari Susetiyo; Nanik Masrurotin, Nanik Masrurotin
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 2 No. 1 (2022): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2022)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v2i1.17

Abstract

Pendidikan hari ini dihadapkan dengan situasi yang serba sulit, keadaan dimana para guru dituntut untuk bisa menguasai media pembelajaran jarak jauh, utamanya pada masa pandemi Covid-19-19. Pendidikan jarak jauh menjadi solusi guna mengatasi kesulitan pada pembelajaran tatap muka. Adanya aturan Social distancing mengingat permasalahan terkait lokasi, jarak, waktu yang menjadi kendala, media Whatsapp menjadi salah satu solusi media yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat guru Pendidikan Agama Islam menerapkan pembelajaran secara daring pada pandemi Covid-19, hasil penelitian ini menunjukan media whatsapp dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam telah terlaksana, kendala yang dialami guru Pendidikan Agama Islam dalam pembelajaran pada pandemi Covid-19 adalah keterbatasan kuota yang dimiliki anak didik, sinyal yang buruk, serta tidak mempunyai kuota internet, smartphone terkadang juga untuk bergantian dengan saudaranya yang juga sekolah. Kata Kunci  : Media Whatsapp, Pembelajaran, Covid-19.
Problems and Solutions for Teachers in Implementing the Independent Curriculum in the Society 5.0 Era Sain, Shahzadi Hina; Ari, Ari Susetiyo; Hidayah, Iin Nur; Chusna, Fitri Nihayatul
Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 2 (2025): Awwaliyah: Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/awwaliyah.v8i2.4010

Abstract

Education is the cornerstone for building the future of a nation. The Indonesian government has implemented the Merdeka Curriculum as part of its transformation toward a Society 5.0 society in an effort to advance the education system. Although this initiative was intended to improve the quality of education, many issues have arisen during its implementation, particularly regarding the role of teachers as facilitators in the classroom. This article discusses the challenges faced by teachers when implementing the Merdeka Curriculum in the Society 5.0 era at SD NU Darusaalam Semen. By understanding these challenges, we hope to find better ways to improve the efficiency and equity of curriculum implementation. This will be a crucial step toward cultivating outstanding future generations. This study employs a qualitative descriptive approach. Qualitative research methods, based on post-positivist philosophy, were used to study the subject in its natural state, or real state, without experimental settings or conditions, with the researcher as the primary tool. The research findings indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum at SD NU Darussalam Semen Kediri currently relies on student textbooks and curriculum guidelines as the primary implementation guidelines for teachers. In its implementation, there are several obstacles encountered in the implementation of the independent curriculum, where these obstacles are the same as the causes of teachers' lack of readiness in facing the independent curriculum. These obstacles include insufficient socialization about the implementation of the independent curriculum, insufficient activity of the Teacher Working Group (KKG), insufficient time for teachers to learn the independent curriculum due to being busy with class/school administration, and insufficient learning media for teachers. Challenges for teachers in implementing the independent curriculum include: teachers must be more creative, innovative, and able to assess students during the process, not just based on final grades. Additionally, students' challenges in understanding the independent curriculum include weak numeracy and literacy skills, as well as a lack of adequate learning materials. Solutions to these issues require collaboration among various parties, particularly the government as the policy-maker, by providing training for teachers and fostering the implementation of the Merdeka Curriculum to align with its focus and objectives. Additionally, participating in internal and external workshops, expanding knowledge about teaching methods, sharing with fellow educators, and changing mindsets are essential. Educators must be more active, creative, and innovative in delivering content to students, enhancing students' literacy and numeracy skills, teachers must allocate time to learn more about creating modules for the Merdeka Curriculum, and schools must ensure adequate facilities and infrastructure are in place.