Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Media Sosial terhadap Lima Nilai Pendidikan Karakter pada Peserta Didik Kelas V di MIN 1 Kolaka Utara: Penelitian Ummu Kalsum Amaliyah; Supriadi; Mas’adi; Muslim AR
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2040

Abstract

Social media and the five main values ​​of character education are important in the advancement of education. This study aims to examine the implications of social media use on fifth-grade students at MIN 1 Kolaka Utara, which has a positive impact on the five main values ​​of character education, namely religious, nationalist, independent, integrity, and mutual cooperation. This study uses a quantitative research type with a linear regression research design. The research data collection technique used a questionnaire aimed at students. The results of this study indicate a significant relationship between social media use and the five main values ​​of character education with a significance value (Sig.) of 0.018, smaller than the general threshold of 0.05. Overall, perceptions of social media are very positive. The average score is above 80% of the maximum total, which means that respondents view social media as having a role that helps students in learning and obtaining positive information to support learning. Meanwhile, character education is above 4.0, which indicates that students demonstrate religious, nationalist, independent, integrity, and mutual cooperation behavior.
INTEGRASI LITERASI DIGITAL DAN REGULASI DIRI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA MEDIA SOSIAL: ANALISIS KUALITATIF Ummu Kalsum Amaliyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/24a5e946

Abstract

Media sosial saat ini berfungsi sebagai instrumen sosialisasi sekunder bagi siswa sekolah dasar, menawarkan peluang edukatif sekaligus potensi distraksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media digital dengan pembentukan karakter siswa melalui perspektif literasi digital dan regulasi diri. Subjek penelitian terdiri dari 45 siswa kelas IV hingga VI, dengan pengumpulan data melalui kuesioner 16 butir, wawancara semi-terstruktur, serta observasi partisipatif, kemudian dianalisis secara tematik dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi sarana belajar informal yang efektif, tetapi penggunaan berlebihan berisiko mengganggu fokus dan nilai karakter. Siswa yang memiliki kemampuan regulasi diri yang baik mampu memanfaatkan media digital secara produktif tanpa menurunkan nilai-nilai utama seperti religiusitas, integritas, dan interaksi sosial. Temuan ini menegaskan bahwa pengaruh teknologi digital bersifat situasional, sehingga integrasi literasi digital berbasis nilai, dukungan guru, dan peran aktif orang tua menjadi krusial dalam memperkuat pembentukan karakter siswa