Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Baby Massage Therapy Using Lavender Aroma Oil Affects Baby's Sleep Length: Terapi Pijat Bayi Menggunakan Minyak Aroma Lavender Berpengaruh pada Lama Tidur Bayi Asriwidyayanti; Tempali, Sri Restu; Lisnawati; Pani, Widya; Hadriani; Patuju, Isda Rahmi
Napande: Jurnal Bidan Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/njb.v4i1.3930

Abstract

Background: Sleep disorders for children can affect their emotions and behavior, to overcome the quality of sleep that is not optimal, one of which is with massage. Massage using lavender-scented oil can have a relaxing effect on the baby's body. Objective: To determine the effectiveness of the baby's sleep duration by massaging using lavender aroma oil. Methods: This study was designed to involve 30 respondents. The sample takers used simple random sampling by drawing lots based on inclusion criteria, namely babies aged 6-12 months, healthy babies and willing to be repondent, and exclusion criteria, namely sick babies requiring treatment. The study was conducted in May and June and the data were collected using questionnaires. The Wilcoxon test was used to analyze the data. Results: before the massage, 27 (90.0%) babies with insufficient sleep quality were found and there were 3 (10.0%) babies who were classified as having sufficient sleep quality. Through Wilcoxon's test, his analysis found that Z is -4.690 and p-value is 0.000 (<0.05). P < 0.05 so that Ha is accepted by Ho is rejected, meaning that there is an effect of baby massage using lavender-scented oil on the length of sleep of babies aged 6-12 months. Conclusion: Baby massage using lavender-scented oil is optimal for the length of sleep of babies aged 6-12 months. Medical workers are proposed to take part in baby massage training so that they can educate and practice baby massage at the posyandu
Permainan Puzzle Efektif Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah: Puzzle Games Effectively Enhance Fine Motor Development in Preschool Children Admasari, Yuli; Maineny, Arie; Patuju, Isda Rahmi
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v10i1.203

Abstract

Keterlambatan perkembangan motorik halus pada anak prasekolah dapat berdampak pada kesiapan mereka untuk belajar dan kemampuan mereka untuk mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana permainan puzzle memengaruhi perkembangan motorik halus anak-anak berusia lima hingga enam tahun. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekuivalen dan dilakukan di Taman Kanak-Kanak Pembina Kota Palu dari April hingga Mei 2025. Sampel penelitian terdiri dari 32 partisipan yang dibagi secara merata ke dalam kelompok intervensi (n = 16) dan kelompok kontrol (n = 16), yang dipilih melalui teknik stratified random sampling dengan menggunakan sistem undian. Denver Developmental Screening Test II (DDST II) digunakan untuk melakukan penilaian perkembangan motorik halus. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok intervensi dengan kategori perkembangan normal sebesar 81,3% dibandingkan dengan kelompok kontrol sebesar 31,3%. Kelompok intervensi memiliki nilai p = 0.001, sedangkan kelompok kontrol memiliki nilai p = 0,083 (p < 0.05). Berdasarkan hasil penelitian, aktivitas bermain puzzle pada anak-anak prasekolah berusia lima hingga enam tahun memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan keterampilan motorik halus mereka.