Reformasi pelayanan publik menjadi agenda penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel, namun berbagai kendala seperti pola kepemimpinan birokrasi yang konvensional dan kurang adaptif masih menghambat tercapainya kualitas layanan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan transformasional dalam mendukung reformasi pelayanan publik di Indonesia melalui penguatan visi perubahan, motivasi aparatur, dan peningkatan inovasi birokrasi. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka dengan penelusuran literatur akademik dan dokumen kebijakan dari berbagai sumber bereputasi yang relevan dalam kurun waktu sepuluh hingga lima belas tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dengan empat dimensi utama idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration berpengaruh positif terhadap peningkatan loyalitas pegawai, akuntabilitas birokrasi, dan efektivitas reformasi pelayanan publik meskipun terdapat hambatan struktural dan budaya. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kapasitas pemimpin publik melalui reformasi sistem rekrutmen, pelatihan berbasis nilai inovasi, dukungan regulasi, serta kemitraan lintas sektor guna mewujudkan pelayanan publik yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepuasan masyarakat