Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Keadilan

PERAN TIMPORA DALAM PENGAWASAN ORANG ASING BERDASARKAN INFORMASI MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA KANTOR IMIGRASI Muhammad Rizki Bakasdo; Sohirin; Muhammad Arief Hamdi
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 1 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/bbq68341

Abstract

Indonesia sebagai negara yang berdaulat yang dapat mengatur terkait keberadaan maupun kegiatan WNA selama berada  di wilayah negara Indonesia yang bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Dalam pelaksanaannya sendiri keimigrasian turut membangun kerjasama dengan masyarakat serta instansi lain terkait upaya pengawasan terhadap WNA yang berada di suatu wilayah dengan melalui TIMPORA Dalam pelaksaan timpora sendiri mengumpulkan informasi terkait kegiatan WNA di suatu wilayah dimana pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam , dalam pelaksaan TIMPORA ditemukan adanya WNA yang mengangu ketertiban masyarakat di daerah tersebut dengan menyebarkan ajaran yang tidak sesuai dan dapat menyesatkan masyarakat setempat, Dalam hal ini keimigrasian mengambil langkah untuk mengamankan WNA tersebut dan diberikan tindak pendetensian dan deportasi meskipun izin tinggal mereka masih berlaku, maka dari itu imigrasi perlu adanya melakukan pengawasan secara luas serta turut berkoordinasi dengan masyarakat maupun instansi lain yang bertujuan untuk mencegah aktivitas yang dilakukan oleh WNA yang dapat mengganggu stabilitas sosial dan keagamaan. Kata Kunci : TIMPORA , Pengawasan , Imigrasi
PERAN IMIGRASI DALAM PENCEGAHAN KEBERANGKATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA NON-PROSEDURAL KE LUAR NEGERI Peter Theola; Sohirin; M. Alvi Syahrin
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 1 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/e6gxy829

Abstract

Pemulangan 146 WNI overstayer dari Arab Saudi pada awal tahun 2025 sebagian besar adalah pekerja migran non-prosedural. Hal tersebut mencerminkan persoalan sistemik keimigrasian menyangkut keberangkatan subjek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mencegah keberangkatan PMI non-prosedural melalui pendekatan yuridis normatif dan deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa lemahnya sinergi kelembagaan, keterbatasan sumber daya, serta minimnya edukasi hukum masyarakat menjadi faktor pendorong dominan. Dalam konteks preventif, imigrasi berperan melakukan pengawasan penerbitan paspor, pemeriksaan keimigrasian di TPI, serta inisiatif Desa Binaan Imigrasi. Namun, teknologi seperti autogate juga menyisakan celah pengawasan. Oleh karena itu, penguatan kebijakan menjadi solusi strategis. Penelitian ini menyarankan penguatan kelembagaan imigrasi, peningkatan literasi hukum Masyarakat. Kata Kunci: Imigrasi, Pekerja Migran Non-Prosedural, Overstayer, Strategi Preventif Keimigrasian.