Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Eco-Friendly Packaging, Green Brand Image on Purchasing Decisions on MSME Product in West Bandung Regency Diansyah, Nover; Astuti Pratminingsih, Sri
International Journal of Economics, Management and Accounting (IJEMA) Vol. 3 No. 3 (2025): August
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ijema.v3i3.330

Abstract

This study was conducted to explore the influence of eco-friendly packaging & green brand image on consumer purchasing to decisions for MSME products in the West Bandung Regency area. The study is motivated by the growing public concern for environmental issues and the increasing tendency of consumers to be more selective in choosing ecologically sustainable products, the method used is a quantitative approach through a questionnaire-based survey. A purposive method sampling was employed to select total of 120 participants, namely individuals who had experience purchasing MSME products labeled as environmentally friendly. The data obtained were subsequently analyzed through multiple linear regression to assess the extent to which each variable both simultaneously and individually influences purchasing decisions. The findings reveal that both eco-friendly packaging and environmentally conscious brand image significantly and positively affect consumer decisions to purchase products. As consumers' perceptions of these two aspects increase, the greater their likelihood of making a purchase. This fact reinforces that sustainable business strategies are not merely a form of social responsibility but also a key factor in enhancing market appeal and marketing effectiveness. The practical implications of this study encourage MSME actors to pay greater attention to packaging design that is not only aesthetically pleasing but also reflects sustainability values. Additionally, building a brand identity that demonstrates environmental concern can serve as a strong and relevant differentiation strategy in responding to the evolving preferences of modern consumers who are increasingly aware of green issues).
PERENCANAAN BISNIS UMKM IFAZHA HOMEDECOR BANDUNG BARAT Diansyah, Nover; Hendri, Meriza Hendri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6679

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar perekonomian Indonesia dengan kontribusi 60,5% terhadap PDB nasional dan menyerap 96,9% tenaga kerja. Transformasi digital dan tuntutan keberlanjutan global yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) menuntut UMKM untuk mengintegrasikan praktik kewirausahaan dengan strategi bisnis ramah lingkungan. Sub-sektor homedecor menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif, di mana kontribusi subsektor kriya pada 2024 mencapai US$676 juta terhadap PDB nasional. Di Kabupaten Bandung Barat, UMKM homedecor tumbuh signifikan dari 315 unit (2020) menjadi 6.234 unit (2023), menunjukkan tren konsumen urban terhadap produk estetik, fungsional, dan berkelanjutan. Metode penelitian yang dilakukan, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara mendalam terhadap pelaku usaha dan konsumen homedecor, serta data sekunder dari literatur ilmiah, laporan riset terdahulu, dokumen pemerintah, hingga data BPS. Analisis dengan pendekatan design thinking dan lean canvas menunjukkan bahwa konsumen homedecor di Kabupaten Bandung Barat mengutamakan produk yang estetik, ramah lingkungan, dan fungsional. Business Plan Ifazha homedecor dirancang menyeluruh mulai dari pemetaan masalah, segmen konsumen, hingga strategi distribusi dengan fokus pada peluang pasar, optimalisasi sumber daya, dan sinergi tim untuk menciptakan inovasi berkelanjutan. Rencana Bisnis Plan ini menekankan pemasaran digital berbasis marketplace, efisiensi operasional lewat digitalisasi, pengembangan SDM bersama pengrajin lokal, serta inovasi material eco-friendly dengan desain kustomisasi. Risiko finansial, operasional, dan pemasaran juga diantisipasi melalui strategi mitigasi terukur. Dari sisi keuangan, usaha ini terbukti layak dengan indikator kuat: NPV positif, IRR melebihi tingkat diskonto, Payback Period singkat, dan Profitability Index yang menguntungkan. Sementara itu, penerapan Model Timmons menegaskan kelayakan bisnis ini dengan dukungan peluang pasar yang besar, ketersediaan sumber daya, serta tim yang kompeten dalam inovasi dan pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ifazha Homedecor memiliki prospek strategis melalui diferensiasi produk ramah lingkungan, optimalisasi digital marketing, dan kolaborasi dengan influencer. Analisis finansial menghasilkan NPV Rp 1,506 miliar (positif), IRR 88,11%, Payback Period 3,06 tahun, serta proyeksi pendapatan naik dari Rp 720 juta (2026) menjadi Rp 1,31 miliar (2030), menandakan kelayakan usaha sangat tinggi.