Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Fungsi Perencanaan Dan Pengorganisasian Oleh Guru Dalam Manajemen Pendidikan Di Sekolah Dasar Elya Siska Anggraini; Manalu, Josefin; Fahrezi, Muhammad
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10201

Abstract

Studi ini membahas perencanaan dan implementasi organisasi fungsi guru dalam manajemen pendidikan sekolah dasar. Perencanaan dan organisasi adalah dua fungsi manajemen utama yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini meneliti bagaimana guru merancang kegiatan pembelajaran, mengatur program kerja, dan secara efektif mengatur sumber daya dan waktu dalam pengaturan sekolah dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menerapkan perencanaan sistematis dan organisasi terstruktur, menciptakan lingkungan belajar yang bermanfaat, meningkatkan partisipasi siswa, dan mempromosikan pencapaian tujuan pembelajaran. Hasil ini menyoroti betapa pentingnya untuk meningkatkan kompetensi keterampilan manajemen guru sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pembentukan sekolah dasar.
Analisis Faktor Pendorong Penjelajahan Samudra Bangsa Eropa Abad Ke-15–17 Serta Dampaknya Terhadap Perdagangan di Nusantara Manalu, Josefin; Azhari, Nada; Hayani, Rika; Batubara, Rina Sari; Harefa, Meiman Pratama
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7671

Abstract

Penjelajahan samudra yang dilakukan bangsa Eropa pada abad ke-15 hingga ke-17 merupakan peristiwa penting yang mengubah arah perkembangan sejarah global dan menjadi landasan awal munculnya kolonialisme modern di Nusantara. Penelitian ini bertujuan menguraikan latar belakang historis, motif yang mendorong ekspedisi maritim, bentuk interaksi awal dengan kerajaan-kerajaan Nusantara, serta dampak jangka panjang yang ditimbulkan terhadap struktur ekonomi, politik, dan sosial. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai karya ilmiah dan sumber sejarah terkait dinamika perdagangan rempah, ekspansi Portugis, Spanyol, dan Belanda, serta transformasi jaringan perdagangan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa penjelajahan samudra didorong oleh krisis rempah setelah jatuhnya Konstantinopel pada 1453, kepentingan ekonomi kerajaan-kerajaan Eropa, persaingan politik, misi keagamaan, dan kemajuan teknologi navigasi. Interaksi awal yang bersifat dagang dan relatif setara kemudian berubah menjadi hubungan yang timpang setelah bangsa Eropa menerapkan monopoli dan perjanjian dagang yang merugikan pihak lokal. Kebijakan VOC seperti verplichte leverantie dan extirpatie mengubah jaringan perdagangan Nusantara yang semula kosmopolitan menjadi sistem yang terpusat di bawah kendali kolonial. Perubahan ini tidak hanya melemahkan pusat-pusat perdagangan penting seperti Banten dan Makassar, tetapi juga menimbulkan instabilitas politik, kemiskinan struktural, dan pergolakan sosial-budaya. Dengan demikian, penjelajahan samudra Eropa menjadi titik awal integrasi Nusantara ke dalam sistem ekonomi global serta membentuk struktur kolonialisme yang bertahan hingga masa modern.