Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Interpretasi Lirik Lagu Sibunian Bukik Sambuang Dalam Fotografi Ekspresi Basarudin, Arief; Saputra, Ivan; Ananda, Zulfikar Rizki
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.11118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan lirik lagu Sibunian Bukik Sambuang karya Gumawan Fauzi ke dalam bentuk karya fotografi ekspresi. Lagu tersebut mengandung narasi pengalaman nyata tersesat di hutan yang dikemas dalam bahasa kiasan Minangkabau, dengan suasana emosional yang kuat seperti rasa takut, kehilangan, dan harapan. Dalam konteks ini, pengkarya menerapkan teori alih wahana, fotografi ekspresi, semiotika visual, serta konsep mitos Roland Barthes untuk mentransformasikan narasi lirik ke dalam representasi visual yang bermakna. Metode yang digunakan mencakup observasi, interpretasi naratif, perancangan visual, hingga proses penciptaan dan pengolahan digital menggunakan media fotografi. Hasil karya ini memvisualisasikan makna tersembunyi dalam lirik dengan pendekatan simbolik melalui elemen seperti kain putih, lentera, dan suasana hutan yang sunyi. Karya ini tidak hanya merepresentasikan pengalaman personal, tetapi juga membuka ruang tafsir bagi penikmat seni untuk memahami emosi, spiritualitas, dan budaya lokal melalui medium visual.
Umbua-Umbua : Penggarapan Fungsi Orang-Orangan Sawah Dalam Bentuk Tarian Kelompok Agnisya, Dila; Loravianti, Susas Rita; Ananda, Zulfikar Rizki
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i3.2947

Abstract

Karya tari yang diberi judul Umbua-Umbua ini terinspirasi dari kegiatan mengusir burung yang menitikberatkan pada fungsi wayang masyarakat padi dalam membantu melindungi padi dari serangan hama. Untuk menggarap konsep yang lahir dalam sebuah karya tari, seniman memaknai fungsi wayang masyarakat sawah. Kemudian para perajin memanfaatkan sifat-sifat topi, pagar jerami dan tali sobek. Eksplorasi gerak berkaitan dengan perkembangan gerak yang dihasilkan oleh efek gerak wayang dari ladang yang ditarik dengan tali kemudian dikembangkan sesuai kebutuhan lahan pertanian. Metode yang digunakan dalam lahirnya karya ini meliputi observasi, pengolahan data, eksplorasi, improvisasi, pembentukan dan evaluasi. Karya tari ini terdiri dari tiga bagian, bagian pertama menggambarkan suasana sebelum melaksanakan kegiatan manggaro, bagian kedua menafsirkan respon hama terhadap gerak wayang orang di sawah, dan bagian ketiga mengolah suara-suara yang dihasilkan. oleh properti untuk menakut-nakuti hama. Kata Kunci: Umbua-Umbua, Manggaro , fungsi, menghalau, menakut-nakuti, karya tari
Visualizing the Incantatory Power of the Sijundai Ritual: A Reinterpretation of Magical Phenomena through the Dance Work Migrasi Magis Jaya Putra, Ariefin Alham; Anugraha, Fattahul; Ananda, Zulfikar Rizki; Suaida, Suaida
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 27, No 2 (2025): Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPM Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/ekspresi.v27i2.4801

Abstract

Migrasi Magis is a research-based dance creation that reinterprets the Sijundai magical phenomenon in Minangkabau culture. The ritual involves the use of spells and saluang music believed to possess supernatural power that psychologically and physically affects victims. Through observation, exploration, improvisation, formation, and evaluation, the artist transforms elements of space, time, energy, and property into visual symbols of the spell’s potency. The reinterpretation approach transforms this spiritual practice into an artistic expression through dance theatre, marked by dramatic tension, symbolism, and emotional intensity. The work embodies magical aesthetics derived from traditional rituals while portraying human desires, vengeance, and remorse. Migrasi Magis demonstrates how dance serves as a reflective space for social, spiritual, and psychological phenomena within Minangkabau society. Field data were collected through interviews with shamans, performance observations, and literature review, strengthening conceptual validity, aesthetic choices, and cultural context. This work illustrates that performing arts can negotiate tradition and modernity through contextual artistic interpretation