Wahyu, Pesona Riyanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Baby Massage on the Sleep Quality of Babies Aged 3-6 Months with ISPA Suminar, Erni Ratna; Kumalasary, Diyanah; Wahyu, Pesona Riyanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i7.21647

Abstract

 Latar Belakang : Tingginya kesenjangan antara prevalensi ISPA dan presepsi orang tua mengenai masalah tidur bayi menggambarkan perlunya perhatian khusus mengenai masalah tidur pada bayi dengan gejala ISPA. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di TPMB Bdn.Sumarni,S.Keb,CHTT melalui data kunjungan pasien bayi usia 3–6 bulan pada bulan Januari– Desember 2023 terdapat 137 bayi usia 3-6 bulan yang berkunjung dan 56 diantaranya mengalami ISPA yang menyebabkan tidur menjadi tidak nyenyak.Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan dengan ISPA di TPMB Bdn.Sumarni,S.Keb,CHTT Tahun 2024.Metode penelitian : Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan Pra-Eksperimental desain dan pendekatan one group pre-test pos-test desain. Sampel dalam penelitian ini yaitu bayi usia 3-6 bulan dengan ISPA berjumlah 30 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Accidental Sampling. Teknik anlisa data menggunakan uji T-test.Hasil penelitian yang dilakukan kualitas tidur bayi sebelum diberi pijat 16 responden (53.3%) mayoritas memiliki masalah ringan pada kualitas tidurnya. Setelah diberi pijat 24 responden (80%) mayoritas tidak ada masalah pada kualitas tidurnya. Hasil uji statistik T-test didapatkan yaitu p value = 0.000 (p < 0.05).Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan dengan ISPA diterima. artinya ada pengaruh yang signifikan pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan dengan ISPA.Saran : Diharapkan bidan dan tenaga kesehatan lain dapat menerapkan pijat bayi sebagai terapi pelengkap pada bayi 3-6 bulan dengan ISPA untuk memperbaiki kualitas tidurnya. Kata Kunci : Pijat Bayi, Kualitas Tidur, ISPA ABSTRACT Background : The high gap between the prevalence of ARI and parents' perceptions regarding infant sleep problems illustrates the need for special attention regarding sleep problems in babies with ARI symptoms. Based on the results of a preliminary study conducted at TPMB Bdn.Sumarni, S.Keb, CHTT through patient visit data for babies aged 3-6 months in JanuaryDecember 2023, there were 137 babies aged 3-6 months who visited and 56 of them experienced ARI which caused sleep becomes restless. The aim of this research was to determine the effect of baby massage on the sleep quality of babies aged 3-6 months with ARI at TPMB Bdn. Sumarni, S. Keb, CHTT in 2024.In this research, researchers used quantitative methods with a preexperimental design and a one group pre-test post-test design approach. The sample in this study was babies aged 3-6 months with ISPA totaling 30 respondents. The sampling technique in this study was Accidental Sampling. The data analysis technique uses the T-test.The results of research conducted on the quality of baby's sleep before being given a massage, 16 respondents (53.3%) the majority had mild problems with the quality of their sleep. After being given a massage, the majority of 24 respondents (80%) had no problems with their sleep quality. The results of the T-test statistical test were p value = 0.000 (p < 0.05).Based on the research results, it can be seen that there is an influence of baby massage on the sleep quality of babies aged 3-6 months with ARI. This means that there is a significant effect of baby massage on the sleep quality of babies aged 3-6 months with ARI. It is hoped that midwives and other health workers can apply baby massage as a complementary therapy for babies 3-6 months with ISPA to improve their sleep quality. Keyword : Baby Massage, Sleep Quality, ARI.
The Effect Of The Mahira Method (Maryam, Aromatherapy, Hypnotherapy, Immersion/Hydrotherapy, Relaxation, And Acupressure) On Pain In The First Stage Of Normal Labor: Quasi-Experimental Study At The Arsy Medika Clinic, Cirebon Nurjanah, Nunung; Ratnasari, Eka; Nurhasanah, Nurhasanah; Wahyu, Pesona Riyanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 3 (2026): Volume 12 No 3 Maret 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i3.24068

Abstract

Latar Belakang: Nyeri persalinan merupakan salah satu tantangan utama dalam proses persalinan normal yang dapat memengaruhi kondisi fisik, emosional dan psikologis Ibu. Pengelolaan nyeri yang tidak efektif dapat memperpanjang durasi persalinan, meningkatkan resiko intervensi medis, serta menurunkan kualitas pengalaman melahirkan. Sementara itu, intervensi farmakologis tidak selalu tersedia di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan memiliki potensi efek samping terhadap Ibu dan Janin. Sebagai alternatif, pendekatan nonfarmakologis yang aman, efektif, dan sesuai dengan nilai budaya serta spiritual masyarakat Indonesia menjadi sangat penting untuk dikembangkan. Metode MAHIRA merupakan inovasi pelayanan kebidanan di Klinik Arsy Medika Cirebon yang mengintegrasikan enam teknik nonfarmakologis: Maryam (terapi Qur’ani dengan pembacaan murottal surat Maryam dan dzikir), Aromaterapi, Hipnoterapi, Imersi air hangat, Relaksasi dan Akupresur. Masing-masing komponen telah terbukti bermanfaat secara ilmiah dalam manajemen nyeri, namun belum pernah dikaji secara terpadu dalam satu paket intervensi.Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh metode MAHIRA terhadap intensitas nyeri kala I persalinan normal.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment pretest-post test tanpa kelompok kontrol dengan menggunakan Uji Wilcoxon, dengan pengukuran skala nyeri NRS (Numeric Rating Scale) dan VRS (Verbal Rating Scale) sebelum dan sesudah intervensi. Subjek penelitian adalah 28 Ibu bersalin  kala I normal yang memenuhi kriteria inklusi dan menjalani Metode MAHIRA secara menyeluruh.Hasil: Sebelum diberikan intervensi (pre-test), sebagian responden mengalami nyeri berat yakni sebanyak 20 orang (71,4%), dan 8 orang (28,6%) mengalami nyeri sedang, tidak ada responden yang berada pada kategori tidak nyeri maupun nyeri ringan.  Setelah diberikan intervensi Metode MAHIRA (post-test), terjadi perubahan tingkat nyeri yang cukup signifikan dengan responden yang memiliki keluhan nyeri berat menurun menjadi 6 orang (21,4%), sedangkan jumlah responden dengan nyeri sedang sebanyak 11 orang (39,3%), dan nyeri ringan meningkat menjadi 11 orang (39,3%), tidak ada responden yang melaporkan tidak nyeri sama sekali.  Hasil uji statistik menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p 0,001, ini berarti bahwa terdapat perbedaan signifikan/bermakna secara statistik antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi Metode MAHIRA.Kesimpulan: Intervensi Metode MAHIRA terbukti efektif dalam menurunkan nyeri kala I persalinan normal secara signifikan.Saran: Metode MAHIRA dapat direkomendasikan sebagai strategi nonfarmakologis yang efektif dan aman untuk membantu Ibu dalam mengurangi nyeri persalinan kala I. Kata Kunci : Metode MAHIRA, Nyeri persalinan, Kala I persalinan normal, Terapi nonfarmakologis, Terapi islami