Formulasi obat merupakan tahapan penting dalam pengembangan sediaan farmasi untuk menjamin stabilitas, efektivitas, dan keamanan terapi. Review artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai pendekatan formulasi serta mengevaluasi parameter mutu yang digunakan dalam pengembangan beberapa bentuk sediaan farmasi. Kajian ini dilakukan dengan melakukan penelusuran dan pemilihan literatur dari berbagai jurnal penelitian baik nasional maupun internasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir (2015–2025) melalui basis data elektronik seperti Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Mendeley dengan menggunakan kata kunci yang relevan dengan topik penelitian. Artikel yang telah dipilih dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada komposisi eksipien, metode pembuatan, serta parameter evaluasi fisik dan kimia dari berbagai sediaan farmasi seperti tablet, gel, krim, dan sistem penghantaran obat berbasis nano. Hasil kajian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi bahan tambahan seperti polimer, pengikat, penghancur, dan surfaktan berpengaruh terhadap karakteristik sediaan meliputi viskositas, daya sebar, waktu hancur, homogenitas, serta stabilitas produk. Selain itu, parameter evaluasi seperti uji organoleptik, pH, keseragaman bobot, dan uji stabilitas dipercepat menjadi indikator penting dalam menentukan kualitas dan kestabilan sediaan farmasi. Dengan demikian, optimasi formula dan evaluasi yang komprehensif sangat diperlukan untuk menghasilkan sediaan farmasi yang memenuhi standar mutu, keamanan, dan efektivitas terapi.