Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Politik Uang Pada Pilkada Merangin Tahun 2024 Salman, Salman; Suparta, Endang; Cantika, Fuji
Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum Vol 3 No 2 (2025): Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum
Publisher : PT. Meja Ilmiah Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70308/adagium.v3i2.232

Abstract

Money politics is the biggest bugbear in every political recruitment, including in regional head elections (pilkada). Through the pilkada, it is expected that qualified regional leaders will be elected according to the will of the people, but in its implementation, one of the "democratic parties" is the display of fraudulent behavior, dishonesty, lies in the campaign and even fooling the public by giving money or goods before voting so that voters choose certain candidates known as money politics. The phenomenon of money politics in the implementation of the Regional Head Election (Pilkada) in Merangin Regency, which refers to the use of money or materials to influence voters' choices, has become a significant problem in the democratic process in Indonesia, including in the Merangin Pilkada. The results of the study show that money politics occurs in various forms, such as giving cash, goods, and political promises to voters and party cadres. Social, economic, and educational factors are the main triggers for the development of this practice. In addition, the practice of money politics threatens the integrity of the Pilkada by reducing the level of political participation of the community and reducing the accountability of regional head candidates. This article suggests the need to strengthen political supervision and education to minimize the negative impacts of money politics in elections and regional elections in Indonesia.
Pencegahan Konflik Agraria di Tingkat Kelurahan Melalui Pemahaman Kontrak Jual Beli Tanah di Kelurahan Pamenang Iskandar, Dede; Sari, Fitri Kartika; Suparta, Endang; Zelika, Syndi Septia; Yanti, Lidia Dama
Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT. Meja Ilmiah Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70308/voxpopuli.v3i1.370

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah dan memitigasi potensi konflik agraria di Kelurahan Pamenang melalui edukasi hukum kontrak jual beli tanah dan pelatihan mediasi bagi aparatur kelurahan. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan berupa penyuluhan dan pelatihan partisipatif, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi hukum secara signifikan pada warga, khususnya terkait pemahaman syarat sah perjanjian, pentingnya beralih dari perjanjian lisan ke perjanjian tertulis, dan urgensi pendaftaran hak atas tanah melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Selain itu, aparatur kelurahan berhasil diberdayakan melalui simulasi mediasi sengketa, sehingga mampu bertindak sebagai penengah yang netral dan kompeten dalam memfasilitasi penyelesaian konflik di luar pengadilan. Pengabdian ini menghasilkan sebuah pemahaman komprehensif yang mengintegrasikan kesadaran hukum masyarakat dan kapasitas kuratif aparatur, guna mewujudkan stabilitas dan kepastian hukum pertanahan di Kelurahan Pamenang.