ABSTRACT Ischemic stroke is one of the most common types of stroke and can lead to impaired motor function, particularly muscle weakness and limited range of motion in the extremities. Range of motion (ROM) exercises and muscle strengthening play an important role in restoring motor function. This study aimed to examine the implementation of range-of-motion exercises to improve muscle strength in post- ischemic stroke patients at TK II Putri Hijau Hospital Medan. This research employed a descriptive method with a case study approach, following nursing care stages including assessment, nursing diagnosis, intervention, implementation, evaluation, and the use of a muscle strength assessment sheet. The results showed an improvement in muscle strength in both patients: the first patient's muscle strength increased from grade 2 to grade 3, while the second patient's muscle strength increased from grade 1 to grade 2. The study concludes that implementing range-of-motion exercises effectively improves muscle strength in post-ischemic stroke patients. It is recommended that these exercises be performed independently by patients and considered as part of nursing interventions for ischemic stroke care. ABSTRAK Stroke iskemik merupakan salah satu jenis stroke yang paling umum terjadi dan dapat menyebabkan gangguan fungsi motorik,terutama kelemahan otot dan keterbatasan rentang gerak pada ektremitas.pada latihan rentang gerak (ROM) dan penguatan otot berperan penting dalam pemulihan fungsi motoric.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi rentang gerak dengan peningkatan kekuatan otot pasca stroke iskemik di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan metode studi kasus melalui tahapan asuhan keperawatan yang mencakup pengkajian, diagnosa ,intervensi,implementasi,dan evaluasi keperawatan,dan lembar pemeriksaan kekuatan otot. Hasil penelitain ini menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot pada kedua pasien: kekuatan otot pada pasien pertama dari 2 meningkat menjadi 3 sedangkan kekuatan otot pasien kedua dari 1 meningkat menjadi 2.Kesimpulan dari penelitian implementasi rentang gerak dengan peningkatan kekuatan otot pasca stroke iskemik efektif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke iskemik.saran latihan rentang gerak diharapkan dapat diterapkan secara mandiri oleh pasien dan juga dapat dijadikan bagian dari intervensi keperawatan pada pasien stroke iskemik