Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Desa Pendidikan Dalam Pembentukan  Karakter dan Penguatan Literasi Generasi Emas: Sinergi KKN dan Komunitas Lokal Putra Aditya Ahmad; Hardianto; Astrid; Zahkia Hajir; Nurwahida; Fadliah Ulfah; Annur Qiblayanti N; Miftahuljannah; Sinar Putri Amalia; Luthfiah Nabila; Asifatul Asfa Meni
Abdi Ilmiah untuk Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): ABHIMA
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/abhima.v1i2.168

Abstract

Pendidikan karakter dan literasi merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan. Desa Ledan, Kecamatan Basse Sangtempe, Kabupaten Luwu, memiliki modal sosial dan budaya yang kuat, namun masih menghadapi keterbatasan dalam penguatan literasi anak dan pendampingan pendidikan nonformal. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memperkuat peran desa sebagai ruang pendidikan melalui penguatan karakter dan literasi generasi muda dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Metode pengabdian dilakukan melalui tahapan inkulturasi, pemetaan aset, perancangan program partisipatif, dan implementasi kegiatan berbasis aset lokal. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar dan kebiasaan literasi anak, penguatan nilai karakter religius dan sosial, meningkatnya partisipasi pemuda melalui reaktivasi Karang Taruna, serta optimalisasi aset fisik dan budaya desa sebagai media pembelajaran. Sinergi antara mahasiswa KKN dan komunitas lokal terbukti mampu mendorong perubahan sosial yang positif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Hubungan Perilaku Higiene dan Air Bersih dengan Kejadian Stunting di Desa To’bia Miftahuljannah
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang terjadi dalam jangka panjang, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Faktor lingkungan seperti perilaku higiene dan akses terhadap air bersih menjadi penentu penting dalam kejadian stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku higiene dan air bersih dengan kejadian stunting di Desa To’bia Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup dan data sekunder dari Posyandu dan Puskesmas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara perilaku higiene dengan kejadian stunting (p = 0,003) dan antara air bersih dengan kejadian stunting (p = 0,04). Balita dari keluarga dengan perilaku higiene yang kurang baik dan air bersih yang tidak layak memiliki risiko lebih tinggi mengalami stunting. Kesimpulan: Perilaku higiene dan kualitas air bersih berperan penting dalam pencegahan stunting, sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan serta peningkatan akses terhadap air bersih di tingkat rumah tangga.