Ulfa Syaimi, Khairina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Layanan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Konsep Pemahaman Diri Peserta Didik kelas XI-Adam Malik di SMAN 15 Medan Diyah Azzahra, Lutfi; Ulfa Syaimi, Khairina; Syafira Lubis, Lailan; Br Manik, Lora Yohana
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan pemahaman diri peserta didik kelas XI Adam Malik SMAN 15 Medan. Remaja SMA berada pada fase penting dalam mengenal dan membentuk konsep diri. Namun, hasil pengumpulan data menunjukkan masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengenali potensi, bakat, dan arah masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan AUM (Alat Ungkap Masalah). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pada aspek pribadi, sebanyak 68,6% siswa mengalami kecemasan berlebih terhadap hal-hal yang belum pasti, 62,9% mudah lupa, dan 54,3% sering melamun. Pada aspek akademik, 62,9% siswa khawatir tidak mampu bersaing untuk melanjutkan pendidikan, 51,4% khawatir nilai tugas tidak memuaskan, sedangkan 45,7% sering malas belajar, kurang konsentrasi, dan merasa tidak siap menghadapi ujian. Pada aspek karir, 74,3% siswa belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang lapangan kerja, 71,4% merasa cemas akan menjadi pengangguran, dan 54,3% belum mengetahui bakat yang dimiliki. Pada aspek sosial, 74,3% siswa merasa khawatir tidak mampu memenuhi harapan orang tua, 60% mengkhawatirkan kondisi kesehatan keluarga, dan 42,9% masih canggung berkomunikasi dengan orang lain. Hasil ini menunjukkan layanan bimbingan klasikal dapat membantu guru BK menjangkau masalah nyata peserta didik secara menyeluruh melalui materi yang sesuai kebutuhan. Kesimpulannya, bimbingan klasikal berperan penting untuk membantu siswa memahami diri, mengatasi masalah, dan menyiapkan masa depan. Diharapkan penelitian ini juga dapat menjadi rujukan bagi sekolah untuk mengembangkan layanan bimbingan yang relevan dengan kebutuhan siswa.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA MAS AL WASHLIYAH 12 PERBAUNGAN TAHUN AJARAN 2025/2026 Khairani, Syahila; Sandra Dewi, Ika; Hidayati Hutasuhut, Dina; Ulfa Syaimi, Khairina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60993

Abstract

This study aims to determine the relationship between peer social support and academic procrastination in class XI IPA students of MAS Al Washliyah 12 Perbaungan in the 2025/2026 academic year. The method used is quantitative correlation with a sample of 43 students selected by simple random sampling. Data were collected through a Likert-scale-based peer social support and academic procrastination questionnaire that has been tested for validity and reliability (peer social support α = 0.881; academic procrastination α = 0.887). Based on data analysis that has been carried out using the product moment correlation test calculation formula, the results of the study were a correlation coefficient (r) of -0.479 and a significance value (p) of 0.001 (p <0.05). The results of this study indicate a relationship between peer social support and academic procrastination in grade XI IPA students at MAS Al Washliyah 12 Perbaungan in the 2025/2026 academic year. The coefficient of determination of 23% indicates that peer social support contributes to academic procrastination in students, while the remaining 77% is influenced by other factors. This finding indicates that the higher the peer social support, the lower the student's academic procrastination. Therefore, strengthening peer social support is important to integrate into educational programs to help students reduce academic procrastination, increase learning motivation, and support optimal social and academic development.