Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SERANGGA MENGGUNAKAN DUA JENIS PERANGKAP DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SALI AL-AITAAM KABUPATEN BANDUNG Istia Siti Amalia; Fauziah Zahra Ash Shidiq; Rafa Nuzul Qalam; Salma Salsabilla
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 7 No. 2 (2025): AGRO TATANEN Edisi Juli 2025 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/gp0s3407

Abstract

Serangga adalah salah satu organisme dengan tingkat keanekaragaman spesies tertinggi di dunia. Kampus Universitas Sali Al-Aitaam berada di Desa Cipagalo Kabupaten Bandung yang dikelilingi oleh berbagai tipe ekosistem, seperti persawahan, ladang, kebun, dan permukiman. Area di Desa Cipagalo banyak mengalami perubahan penggunaan lahan dari pertanian menjadi permukiman. Adanya perubahan fungsi lahan ini menciptakan kondisi ekosistem yang majemuk sekaligus dinamis yang dapat memengaruhi keragaman spesies serangga yang hidup di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan dengan pengumpulan data serangga secara langsung untuk mengetahui keragaman populasi serangga menggunakan perangkap likat kuning dan perangkap atraktan berbasis feromon seks. Pengamatan terhadap efektivitas perangkap dilakukan selama 96 jam setelah pemasangan. Serangga yang tertangkap kemudian diidentifikasi hingga tingkat spesies. Berdasarkan hasil pengamatan, jumlah spesies serangga pada perangkap likat kuning lebih beragam dibandingkan dengan perangkap atraktan. Perangkap likat kuning memerangkap 13 spesies serangga yang terdiri atas 8 spesies hama, 2 spesies predator, 1 spesies pollinator, dan 2 spesies pengurai. Perangkap atraktan hanya memerangkap 4 spesies hama. Berdasarkan Indeks Kekayaan Jenis Margalef (R1), perangkap likat kuning menunjukkan nilai 1,6 dan perangkap atraktan menunjukkan nilai 0,5. Artinya, kekayaan spesies termasuk ke dalam kategori rendah. Berdasarkan Indeks Kesamaan Jenis Jaccard (Cj) menunjukkan nilai 0,308 yang berarti tingkat kesamaan spesies serangga pada kedua perangkap relatif rendah. Hasil pengamatan pada kedua   perangkap menunjukkan lingkungan Kampus Universitas Sali Al-Aitaam memiliki struktur habitat yang kompleks dan mendukung keragaman fungsi serangga.
HUBUNGAN INTENSITAS PENERAPAN DEEP LEARNING DENGAN PRESTASI AKADEMIK SISWA SEKOLAH DASAR Tri Bintang Utama; Amy Sabila; Ahmad Geo Adenta; Salma Salsabilla; Rahmalia Anggraini; Adelia Wulandari; Alfian Naufal Aziz
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penerapan deep learning dengan prestasi akademik siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya efektivitas pembelajaran tradisional yang masih berorientasi pada hafalan dan penguasaan materi secara permukaan, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih bermakna dan menumbuhkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, dilaksanakan di SD 1 Pajaresuk pada bulan September hingga Oktober 2025. Sumber data penelitian terdiri atas guru dan kepala sekolah, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur menggunakan pedoman wawancara yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penerapan deep learning memiliki korelasi positif terhadap peningkatan prestasi akademik siswa. Semakin tinggi konsistensi penerapan prinsip-prinsip deep learning dalam pembelajaran, semakin meningkat pula kemampuan berpikir kritis, motivasi intrinsik, dan capaian akademik siswa. Temuan ini menegaskan bahwa deep learning berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar guru sekolah dasar memperkuat penerapan strategi deep learning secara berkelanjutan melalui pelatihan dan inovasi pembelajaran yang relevan dengan konteks peserta didik.