Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBELAJARAN BERBICARA KOMPETENSI DASAR TEKS NEGOSIASI Amy Sabila; Mulyanto Widodo; Edi Suyanto
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 Apr (2014): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.523 KB)

Abstract

This study aimed to describe the process and result of teaching speaking of negotiation text basic competence. This research used descriptive qualitative method. The research data was in form of teaching speaking in negotiation text basic competence. Data colecting technique used was observation, field report, record, and interview. Data analysis was conducted by reading teacher’s lesson plan, writing and observing the whole activities of teacher and students, analyzing the learning process, evaluating, identifiying and clarifying the data, also doing verification and triangulation. The result of this research showed that based on lesson planning instrument, the teacher’s lesson plan was appropriate. Based on teacher’s activity, the learning process was not appropriate but it was succesful according to students’ activity. Learning evaluation was conducted by using process and performance scoring technique which showed a possitive result.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran berbicara kompetensi dasar teks negosiasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa pembelajaran berbicara kompetensi dasar teks negosiasi. Teknik pengumpulan data dengan observasi, catatan lapangan, rekaman, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan membaca RPP guru, mencatat dan mengamati seluruh aktivitas guru dan siswa, menganalisis proses pembelajaran, mengevaluasi, mengidetifikasi dan mengklarifikasi data, serta melakukan verifikasi dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan RPP guru berdasarkan instrumen perencanaan pembelajaran sudah sesuai. Proses pembelajaran berbicara teks negosiasi dilihat dari aktivitas guru kurang sesuai, tetapi untuk aktivitas siswa berhasil dengan baik. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan menggunakan teknik penilaian proses dan penilaian kinerja dan menunjukkan hasil yang baik  Kata kunci: kompetensi dasar, pembelajaran berbicara, teks negosiasi.
Nilai-Nilai Religius Pada Buku “Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah” Karya Alfialghazi Fitrya Eviyani; Amy Sabila; Rohmah Tussolekha
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v7i1.14609

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan bahwa nilai religius dizaman ini sudah mulai luntur terutama pada generasi muda. Nilai religius itu penting ditanamkan sejak dini sebab dalam nilai religius itu terkandung pesan untuk berakidah akhlak yang meliputi akhlak terhadap diri sendiri, akhlak terhadap orang lain, dan akhlak terhadap Allah SWT, oleh karena itulah peneliti memilih buku “Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah” yang banyak terkandung nilai religiusnya. Metodologi penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik penelitian ini menerapkan dokumentasi dengan sumber data primer berupa buku “Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah” Karya Alfialghazi dan data skunder berupa sumber-sumber refrensi artikel dari internel terkait judul penelitian. Perolehan penelitian ini, nilai religius yang paling banyak ditemukan yakni sikap sabar terdapat (9) nilai religius kemudian berdoa dan bersyukur terdapat (8) nilai religius. Terdapat (6) nilai religius husnuzan kepada Allah, (3) nilai religius tawakal, (2) nilai religius ikhlas dan (1) nilai religius menolong sesama.
Karakteristik Analisis Wacana Kritis Dalam Wacana Berita “ Stebi Gelar Seminar Ekonomi Kreatif” Melvin Arfiandita; Dessy Saputry; Amy Sabila
Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) e- ISSN 2721-9666 Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/teacher.v5i2.2980

Abstract

Characteristics in Critical Discourse Analysis (AWK) include action, context, history, power, and ideology. When viewed from the news coverage of the Mina tragedy, it can be analyzed according to these five characteristics. The purpose of this study is to describe the characteristics of critical discourse analysis in the news discourse "STEBI Holds a Seminar on Creative Economy: Higher School of Business Economics holds a seminar on creative economy among university students. The data was collected using (a) the method of freeliving and proficient viewing, (b) note, (c) ) interviews, (d) literature study, and (e) documentation. The results of the research found based on these five characteristics, the most prominent are activities that can later generate jobs for the local community. In the news it was explained that students must have the enthusiasm to reach and pursue their desires and still have to study in order to increase knowledge so that what is the goal can be achieved. Keywords: critical discourse analysis, news discourse, Creative Economy Seminar
WORKSHOP MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT (GOOGLE SITE) DI UPTD SD 21 KEDONDONG Dessy Saputry; Amy Sabila; RR Dwi Astuti; Umi Kholidah; Dede Jaoharoh; Declara Puspameta Susilo
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di era saat ini diharapkan sudah menerapkan pembelajaran berbasis ICT. Oleh karena itu, pengajar dituntut dapat menguasi teknologi dalam proses belajar-mengajar. Untuk menambah serta meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam memanfaatkan serta memaksimalkan media pembelajaran berbasis ICT perlu diadakannya workshop dalam menghasilkan dan memakai media pembelajaran berbasis ICT untuk guru. Workshop ini dilaksanakan dengan mengusung judul : “Workshop media pembelajaran berbasis ICT (Google site) Bagi guru di UPTD Sekolah Dasar 21 Kedondong”berlokasi di jl Simpang Pelalangan Kec Kedondong, Kab. Pesawaran, pada tanggal, 07 Februari 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 8 peserta yaitu bpk/ibu guru Sekolah Dasar UPTD 21 Kedondong. Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menaikkan kompetensi guru dalam menerapkan digitalisasi pembelajaran supaya menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan menjadi wujud transformasi layanan pendidikan guna mewujudkan merdeka belajar. Pembinaan ini dilakukan dengan dua tahapan. Tahap pertama, penyampaian materi, tahap kedua praktek pribadi untuk membiuat website google site. Metode yg dipergunakan selama pelatihan berlangsung ialah ceramah, tanya jawab, serta praktik dan penugasan.
PELATIHAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS RESENSI PADA SISWA KELAS XI DI SMK KARYA BHAKTI Lisdwiana Kurniati; Amy Sabila; Rr Dwi Astuti; Luviah Ramdini
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan keterampilan menulis teks resensi di SMK Karya Bhakti Pringsewu dilaksanakan sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks resensi yang sesuai dengan struktur dan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI). Metode pelatihan meliputi observasi awal, penyampaian materi, praktik langsung menulis resensi, serta evaluasi melalui diskusi reflektif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman terhadap unsur kebahasaan dan struktur teks resensi. Dari 22 peserta, sebanyak 15 siswa mampu menulis resensi dengan struktur yang lengkap dan penggunaan ejaan yang tepat, sedangkan 7 siswa lainnya masih membutuhkan pendampingan dalam penerapan EBI dan penyusunan kalimat efektif. Tantangan yang dihadapi peserta antara lain keterbatasan dalam memilih diksi dan kesulitan mengembangkan ide secara sistematis. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan menulis siswa serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan apresiasi terhadap karya sastra
HUBUNGAN INTENSITAS PENERAPAN DEEP LEARNING DENGAN PRESTASI AKADEMIK SISWA SEKOLAH DASAR Tri Bintang Utama; Amy Sabila; Ahmad Geo Adenta; Salma Salsabilla; Rahmalia Anggraini; Adelia Wulandari; Alfian Naufal Aziz
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penerapan deep learning dengan prestasi akademik siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya efektivitas pembelajaran tradisional yang masih berorientasi pada hafalan dan penguasaan materi secara permukaan, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih bermakna dan menumbuhkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, dilaksanakan di SD 1 Pajaresuk pada bulan September hingga Oktober 2025. Sumber data penelitian terdiri atas guru dan kepala sekolah, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur menggunakan pedoman wawancara yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penerapan deep learning memiliki korelasi positif terhadap peningkatan prestasi akademik siswa. Semakin tinggi konsistensi penerapan prinsip-prinsip deep learning dalam pembelajaran, semakin meningkat pula kemampuan berpikir kritis, motivasi intrinsik, dan capaian akademik siswa. Temuan ini menegaskan bahwa deep learning berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar guru sekolah dasar memperkuat penerapan strategi deep learning secara berkelanjutan melalui pelatihan dan inovasi pembelajaran yang relevan dengan konteks peserta didik.