Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAYA DAKWAH DAN RETORIKA BUYA SYAKUR DALAM KONTEKS DAKWAH KONTEMPORER Utomo, Pujo
Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 7 No. 1 (2023): Prophetica: Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadc
Publisher : Prodi Komunikasi & Penyiaran Islam, Program Pascasarajana, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buya Syakur's preaching style and rhetoric are examples of effective religious communication in dealing with fanaticism, literalism, and extremism issues in contemporary society. As a moderate cleric, Buya Syakur is known to combine rationality, humor, and logical argumentation in his sermons, so that Islamic teachings are delivered contextually and easily understood by various groups. This study uses a descriptive qualitative method with Norman Fairclough's critical discourse analysis model to identify the application of ethos (credibility), pathos (emotion), and logos (logic) elements in Buya Syakur's rhetoric. The results of the analysis show that Buya Syakur's sermons are not only persuasive, but also a form of criticism of rigid and textual religiosity. Through humor, logic, and a contextual approach, he builds a moderate Islamic narrative that is relevant to the needs of modern society and effective in rejecting extremism and prioritizing tolerance, justice, and humanitarian values. Keywords : Buya Syakur, Rhetoric, Contemporary Preaching, Fanaticism, Literalism, Extremism Issues
Peran Strategis Pesantren dalam Penguatan Misi Dakwah dan Pendidikan Islam Kontemporer Panji M, Asep; Utomo, Pujo; Ulul Azmi A, Ulul; Suherdiana, Dadan
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.941

Abstract

Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, memiliki peran multidimensi, tidak hanya sebagai pusat transmisi ilmu agama (tafaqqahu fiddin) tetapi juga sebagai benteng moral dan agen penggerak dakwah (agent of da'wah). Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis pesantren dalam memperkuat misi dakwah di tengah arus modernisasi dan tantangan kontemporer, seperti isu radikalisme, polarisasi sosial, dan perkembangan teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada pesantren Miftahut Taufiq di Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran strategis pesantren terwujud melalui tiga pilar: (1) Kaderisasi Da'i, melalui pembiasaan hidup sederhana, kemandirian, dan penguasaan kitab kuning; (2) Adaptasi Metode Dakwah, dengan mengintegrasikan media digital (Dakwah Digital) dan gerakan sosial (Dakwah Komunitas); dan (3) Penguatan Moderasi Beragama, dengan menanamkan nilai-nilai wasathiyah (moderat) melalui keteladanan Kyai dan kurikulum Ahlussunnah wal Jama'ah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesantren tetap relevan dan krusial sebagai pilar utama penguatan dakwah Islam yang kontekstual dan transformatif