Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFIKASI DIRI UNTUK MENINGKATKAN PENGGUNAAN KOMPUTER DAN SIMULASI ANBK PADA SISWA SDN PANYAWEUYAN irene, Patricia; Andrea, Shannon; Gultom, Marvin; Halim, Angelina. R; Sigalingging, Della N.; Danuarta, Leo; Kurniawan, Velista J.; Dewi, Fransisca I.R.; Ie, Mei
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32691

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi diri siswa kelas V SDN Panyaweuyan dalam penggunaan komputer, khususnya dalam persiapan untuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Banyak siswa menghadapi tantangan akibat keterbatasan akses teknologi dan kurangnya keterampilan menggunakan komputer, yang menyebabkan kecemasan dalam menghadapi asesmen ini. Untuk mengatasi hal tersebut, kami melaksanakan program dalam tiga tahap : persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa diberikan pelatihan praktis dalam menggunakan komputer, termasuk mengetik, menggunakan perangkat lunak dan berinteraksi dengan sistem ANBK. Pelatihan menggunakan metode interaktif, seperti praktik langsung, sesi tanya jawab dan buatan personal. Evaluasi dengan menggunakan General Self-Efficacy Scale (GSES) menunjukkan peningkatan pada kepercayaan diri dan keterampilan siswa. Meskipun perbedaan statistik antara hasil pre-test dan post-test cukup moderat, siswa melaporkan merasa lebih nyaman dan mampu menggunakan komputer. Pelatihan ini membantu mereka merasa lebih siap menghadapi ANBK dan mengurangi kecemasan mereka. Dalam kegiatan PKM ini menyoroti pentingnya dukungan teknologi yang berkelanjutan di sekolah untuk membantu siswa beradaptasi dengan pembelajaran dan asesmen berbasis komputer, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan mereka untuk pendidikan masa depan. PKM activities aims to improve the self–efficacy of fifth-grade students at SDN Panyaweuyan in using computers, especially in preparation for the Computer-Based National Assessment (ANBK). Many students struggled with computer use due to limited access and lack of familiarity, leading to anxiety about assessment. To address these challenges, we implemented a three-phase program such as preparation, implementation and evaluation. During implementation, students received guided practice in basic computer skills, including typing, navigating software and interacting with the ANBK system. The training was interactive, involving hands-on practice Q&A sessions and personalized assistance. Evaluations using the General Self-Efficacy Scale (GSES) indicated that students improved in both confidence and computer skills. Although the statistical difference between pre-test and post-test results was moderate, the students reported feeling more comfortable and capable of using computers. This training helped them feel more prepared for ANBK and reduced their anxiety. In this PKM activities emphasise the importance of continuous technological support in schools to help students adapt to computer-based learning and assessments, fostering their confidence and skills for future educational challenges.
PEMANFAATAN AI PERPLEXITY UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Lauro, Manatap Dolok; Gozali, Carisha Puspa; Gultom, Marvin; Cangniago, Ricky
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37254

Abstract

As Industry 4.0 accelerates, Artificial Intelligence (AI) technology plays a significant role. This is especially true in the education sector, where it can be utilized as a tool to enhance the teaching and learning experience. One AI application that can be utilized is Perplexity. Users of this application can obtain information and, for educators, can assist in designing learning materials and evaluations efficiently. However, inappropriate use of AI can reduce critical thinking skills and can impact the low quality of materials and evaluations distributed to students. To address this challenge and improve the use of AI in education, a workshop was held for the KOKOBELAGU elementary school teacher community in the Slipi area, West Jakarta. The aim of this activity was to introduce the use of Perplexity AI to support learning and help teachers create more efficient test materials. The method used was training with hands-on practice with the Perplexity application. The activity was held on January 24, 2025, at Tarumanagara University, attended by 54 teachers who are members of the KOKOBELAGU community. The evaluation results showed that 85% of participants successfully understood the material, indicating an increase in their understanding and skills in utilizing AI technology. Seiring dengan percepatan transformasi Industri 4.0, teknologi kecerdasan buatan mengambil peran yang cukup signifikan. Tidak terkecuali pada sektor pendidikan, yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alat untuk meningkatkan pengalaman belajar-mengajar. Salah satu aplikasi AI yang dapat dimanfaatkan adalah Perplexity. Pengguna aplikasi ini dapat memperoleh informasi dan bagi pendidik, dapat menjadi asisten dalam merancang materi serta evaluasi pembelajaran secara efisien. Namun, penggunaan AI yang tidak tepat dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis, dan dapat berdampak pada minimnya kualitas materi dan evaluasi yang disalurkan ke siswa. Untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan pemanfaatan AI dalam pendidikan, sebuah workshop diadakan untuk komunitas guru sekolah dasar KOKOBELAGU di daera Slipi, Jakarta Barat. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan penggunaan Perplexity AI untuk mendukung pembelajaran dan membantu guru membuat materi soal yang lebih efisien. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan praktek langsung ke aplikasi Perplexity. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2025 di Universitas Tarumanagara yang diikuti oleh 54 guru anggota komunias KOKOBELAGU. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta berhasil memahami materi, yang menandakan peningkatan pemahaman dan keterampilannya dalam pemanfaatan teknologi AI.