Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengurai Makna Lewat Kata: Telaah Verba dan Adjektiva dalam Cerpen 'Aku, Dia dan Mereka' Halawa, Noibe; Hulu, Ayu Febriana; Daeli, Deslilin; Gulo, Finis Noni Ersan; Ziliwu, Masa Tektonik Wirawan; Lase, Silfiani Defar Sintine
Journal of Literature Language and Academic Studies Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jllans.v4i2.1427

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi dan mendeskripsikan penggunaan verba dan adjektiva dalam cerpen “Aku, Dia dan Mereka” karya Putu Ayub, serta (2) menganalisis kategori gramatikal dan fungsi keduanya dalam membangun struktur naratif, penggambaran tokoh, serta dimensi sosial budaya dalam teks. Metodologi – Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data adalah cerpen “Aku, Dia dan Mereka”, dengan unit analisis berupa seluruh verba dan adjektiva yang terdapat dalam teks. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan membaca intensif, mencatat, dan menganalisis isi, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kategori gramatikal dan fungsi naratifnya. Temuan – Hasil analisis menunjukkan terdapat 76 verba dan 29 adjektiva yang tersebar dalam narasi. Unsur-unsur kebahasaan ini memiliki peran penting dalam membentuk alur cerita, suasana emosional, dan karakter tokoh. Selain itu, verba dan adjektiva tersebut mencerminkan dimensi sosial dan budaya, antara lain: (1) merefleksikan kehidupan sosial, (2) mengangkat nilai-nilai budaya lokal, (3) menumbuhkan empati dan kesadaran sosial, (4) menggambarkan cara pandang masyarakat, dan (5) memperkenalkan peran dan kebiasaan tradisional. Cerpen ini juga memiliki dampak emosional, sosial, dan edukatif bagi pembaca. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan kajian linguistik mendalam terhadap sebuah cerpen Indonesia kontemporer dengan fokus pada verba dan adjektiva sebagai elemen penting dalam ekspresi sastra. Kajian ini menunjukkan bagaimana unsur kebahasaan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat stilistika, tetapi juga sebagai media penyampai nilai budaya dan sosial. Signifikansi – Hasil penelitian ini bermanfaat bagi akademisi sastra, pendidik bahasa, mahasiswa, dan pembaca yang tertarik pada kajian bahasa dalam karya sastra serta relasinya dengan konstruksi makna dan nilai budaya dalam sastra Indonesia.
ANALISIS SEMANTIK TERHADAP MAKNA METAFORA DALAM LIRIK LAGU “LASKAR PELANGI” KARYA NIDJI waruwu, Rani Sastri; Hulu, Ayu Febriana; Gulo, Rosalia; Bawamenewi, Arozatulo
TA'EHAO Vol 4 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/taehao.v1i1.699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membongkar mekanisme kognitif dan makna di balik penggunaan metafora dalam lirik lagu "Laskar Pelangi" karya Nidji. Sebagai salah satu karya musik paling inspiratif di Indonesia, lirik lagu ini mengandung diksi kiasan yang kompleks yang merepresentasikan optimisme dan resiliensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui kerangka teori Semantik Kognitif yang dikembangkan oleh Lakoff dan Johnson. Data berupa satuan lingual yang mengandung unsur metafora dikumpulkan melalui metode simak dan teknik catat, kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi ranah sumber (source domain) dan ranah sasaran (target domain). Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga jenis metafora konseptual utama: (1) Metafora struktural yang mengonseptualisasikan mimpi sebagai instrumen akses (kunci); (2) Metafora orientasional yang memanfaatkan skema citra arah atas (angkasa) sebagai simbol elevasi harapan; dan (3) Metafora ontologis yang mempersonifikasikan jiwa sebagai wadah dan cinta sebagai entitas fisik pelengkap hidup. Secara keseluruhan, metafora dalam lagu ini merefleksikan cara pandang (weltanschauung) masyarakat Indonesia yang mengedepankan harapan di atas kesulitan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi inovatif dalam pembelajaran semantik dan apresiasi sastra di sekolah.