Penelitian ini bertujuan untuk membongkar mekanisme kognitif dan makna di balik penggunaan metafora dalam lirik lagu "Laskar Pelangi" karya Nidji. Sebagai salah satu karya musik paling inspiratif di Indonesia, lirik lagu ini mengandung diksi kiasan yang kompleks yang merepresentasikan optimisme dan resiliensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui kerangka teori Semantik Kognitif yang dikembangkan oleh Lakoff dan Johnson. Data berupa satuan lingual yang mengandung unsur metafora dikumpulkan melalui metode simak dan teknik catat, kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi ranah sumber (source domain) dan ranah sasaran (target domain). Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga jenis metafora konseptual utama: (1) Metafora struktural yang mengonseptualisasikan mimpi sebagai instrumen akses (kunci); (2) Metafora orientasional yang memanfaatkan skema citra arah atas (angkasa) sebagai simbol elevasi harapan; dan (3) Metafora ontologis yang mempersonifikasikan jiwa sebagai wadah dan cinta sebagai entitas fisik pelengkap hidup. Secara keseluruhan, metafora dalam lagu ini merefleksikan cara pandang (weltanschauung) masyarakat Indonesia yang mengedepankan harapan di atas kesulitan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi inovatif dalam pembelajaran semantik dan apresiasi sastra di sekolah.