Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung di Desa Rantau Panjang Kiri Andry Kurniawan, Mhd; Yunita, Imelda; Diana, Ayu; Siregar, Erpiani; Fortuna Ayu, Dewi; Efendi, Raswen; Kharisma Dewi, Yossie; Payla Juarsa, Rahmadini
JCOMMITS: Journal of Community Empowerment, Inovation, and sustainability Vol. 3 No. 1 (2025): Jcommits (The Journal of Community Empowerment, Innovation, and Sustainability)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rambut jagung merupakan bagian dari tanaman jagung yang belum dimanfaatkan secara optimal. Bentuknya menyerupai benang atau rambut dengan warna kekuningan. Rambut jagung mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang bermanfaat untuk kesehatan, terutama dalam pengelolaan tekanan darah dan fungsi ginjal. Salah satu pemanfaatan limbah rambut jagung adalah dengan mengolahnya menjadi teh herbal. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah rambut jagung sebagai bahan baku pembuatan teh herbal. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi manfaat rambut jagung, demonstrasi pengolahan rambut jagung menjadi teh herbal, dan pelatihan pembuatan serta pengemasan produk teh herbal. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi, dan praktik langsung agar masyarakat dapat memahami dan mengaplikasikan teknik produksi teh herbal ini secara mandiri. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mengoptimalkan pemanfaatan rambut jagung, meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan, serta meningkatkan kesadaran lingkungan dengan mengurangi limbah pertanian. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi teh herbal dari rambut jagung dengan baik dan tertarik untuk mengembangkan produk ini sebagai usaha sampingan.
LAMA FERMENTASI TERHADAP KUALITAS BIOETANOL BERBAHAN BAKU BUAH MANGROVE API-API Hanum Hamzah, Farida; Fortuna Ayu, Dewi; Kharisma Dewi, Yossie; Yunita, Imelda; Vorensi, Vikky
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.2.180-189

Abstract

Populasi dunia yang terus bertambah pesat, ketersediaan bahan bakar fosil semakin menurun, sehingga diperlukan alternatif energi lainnya yang berasal dari energi terbarukan yang ramah lingkungan seperti pemanfaatan bioetanol. Bioetanol dapat berasal dari tumbuhan, yang mengandung gula seperti pati atau selulosa. Pati yang terkandung pada bahan akan dikonversi menjadi gula dan selanjutnya diubah menjadi bioetanol. Buah mangrove api-api berpotensi sebagai bahan baku dalam pembuatan bioetanol. Kandungan karbohidrat yang terdapat di buah mangrove api-api ini bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku pembuatan bioetanol. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan lama fermentasi terbaik terhadap kualitas bioetanol buah mangrove api-api. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan lama fermentasi (4, 5, 6, 7, dan 8 hari) dan tiga kali pengulangan. Parameter yang diuji meliputi kadar bioetanol, rendemen bioetanol, derajat keasaman bioetanol, dan uji warna bioetanol. Data dianalisis secara statistik menggunakan analysis of variance (ANOVA) dilanjutkan dengan Duncan’s  Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa lama fermentasi pada pembuatan bioetanol berpengaruh signifikan terhadap kadar bioetanol, rendemen bioetanol dan derajat keasaman bioetanol, namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap uji warna bioetanol. Perlakuan P4 (7 hari lama fermentasi) dipilih sebagai perlakuan terbaik, dengan kadar bioetanol 12,24%, rendemen bioetanol 28,89%, tingkat keasaman 5,46, dan indeks warna L* 32,32%, a* 3,17, b* 2,10.