Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis kritis konsep tsiqah dalam ilmu hadis sebagai fondasi pendidikan karakter Islami Saefuddin, A'raf
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Takuana (July-September)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i2.147

Abstract

This research critically examines the concept of tsiqah in hadith science and its relevance as an essential foundation for Islamic character education. In the modern era, the urgency of fostering individuals with integrity and credibility has become vital. In the Islamic tradition, the validity of hadith heavily relies on tsiqah, which encompasses two main pillars: ‘adalah (moral integrity, honesty) and dhabt (accuracy, meticulousness). Utilizing a qualitative approach and library research, this study analyzes classical hadith literature and Islamic character education studies. It finds that the values inherent in tsiqah, such as honesty, trustworthiness, meticulousness, and responsibility, are not only relevant for hadith authentication but also form the core of Islamic character. This concept offers a rich pedagogical framework, where the figure of a tsiqah narrator can serve as a role model, and the principles of hadith verification can be adapted into learning methods that cultivate critical, responsible, and credible character in students. Thus, this research concludes that tsiqah is a solid foundation for shaping Muslim individuals who are not only knowledgeable but also possess moral integrity and can be trusted within society.
Pendidikan Islam dalam Pandangan Ibnu ‘Abdil Barr pada Kitabnya Jāmi‘ Bayān al-‘Ilm wa Faḍlihi Saefuddin, A'raf
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/k3xa2p40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan Imam Ibnu Abdil Barr melalui karya monumentalnya, Jāmi‘ Bayān al-‘Ilm wa Faḍlihi  terhadap pendidikan Islam. Kitab ini merupakan salah satu referensi klasik yang membahas secara komprehensif tentang keutamaan ilmu, adab menuntut ilmu, dan peran ilmuwan dalam membangun peradaban Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode analisis isi (content analysis), penelitian ini menyoroti nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kitab tersebut, termasuk tujuan pendidikan Islam, etika guru dan murid, metode pembelajaran, serta keterkaitan antara ilmu, amal, dan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Abdil Barr menempatkan ilmu sebagai pondasi utama dalam pembentukan karakter dan spiritualitas seseorang, serta menekankan pentingnya keikhlasan, ketawadhuan, dan tanggung jawab moral dalam proses pendidikan. Temuan ini relevan untuk pengembangan kurikulum pendidikan Islam kontemporer yang berorientasi pada pembentukan adab dan integritas keilmuan. Penelitian ini juga merekomendasikan perlunya integrasi pemikiran ulama klasik dalam sistem pendidikan modern guna memperkuat nilai-nilai dasar Islam dalam kehidupan belajar mengajar.