Articles
Perspektif Kaum Sufi Tentang Cinta Tuhan
Amri, Muhammad
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 14, No 1 (2013): Al-Hikmah Journal for Religious Studies
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This paper discusses the term of love (muhabbah) in Islamic mysticismâs perspective. The methodology of the writing is descriptive and analytical in explaining the meaning of love. The writing will describle the creative of love, the frame of love, the essence of human and God loves, and the meaning of love from sufismâs point of view. According to Sufism, love of God is the essence of faith statement âthere is no God but Allah. âThe famous Sufism, such as Rumi, al-Ghazali, and Rabiatul al-Adawiyah tried to describe the meaning of love as their experiences in their approach to God.
URGENSI PEMBELAJARAN BAGI PENGEMBANGAN KARAKTER AKADEMIK MAHASISWA PENDIDIKAN TINGGI
Amri, Muhammad
Lentera Pendidikan Vol 16, No 2 (2013): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak:Â Tulisan ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 terhadap mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari urgensi strategi pembelajaran yang dikembangkan oleh dosen terhadap pengem-bangan karakter akademik mahasiswa setelah mengikuti perkuliahan. Data dihasilkan melalui kuisioner yang isinya dikonstruk untuk mengukur efek strategi pembelajaran terhadap peningkatan sikap ilmiah di kalangan mahasiswa. Hasilnya dianalisis dan dirujuk untuk menjelaskan strategi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan pembentukan karakter akademik yang di-maksud. Sehingga dengan demikian, penelitian ini dapat dikategorikan ke dalam jenis penelitian bercampur antara kuantitatif dan kualitatif. Temuan penelitian ini menggambarkan lemahnya desain strategi pembelajaran sehingga kurang ber-pengaruh terhadap pembentukan sikap akademik mahasiswa.Abstract:Â This writing based on the research conducted on 2012 at the students of state university of Alauddin Makassar. This study aims at finding the urgency of teaching strategy developed by lecturer toward studentsâ academic character after having lecture. Data got through questionnaire constructed to measure the effect of teaching strategy toward the increasing of studentsâ scientific attitude. Data were analyzed and referenced to explain strategy which is needed to optimalize the building those academic characters. Therefore, this study is categorized into mix method, qualitative and quantitative method. The result of this study shows that the design of teaching strategies are still low, therefore they do not affect significantly to build studentsâ academic attitude.
ANALISIS PENGARUH KOMPENSASI DAN PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN MEDIASI MOTIVASI KERJA (Studi pada PNS di Sekretariat Daerah Kabupaten Demak)
Amri, Muhammad
GEMA EKSOS Vol 8, No 2 (2013): GEMA EKSOS
Publisher : GEMA EKSOS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5.606 KB)
Penelitian ini menganalisis pengaruh kompensasidan pengembangan karier terhadap kepuasan kerja denganmediasi motivasi kerja. Obyek penelitian adalah pegawainergeri sipil (PNS) di Sekretariat Daerah Kab. Demak,dengan populasi 255 orang dan sampel 108 orang.Berdasarkan regresi linear berganda persamaan I,diperoleh Adjusted R Square = 0,474. Dari regresilinear berganda persamaan II, variabel kompensasi,pengembangan karier dan motivasi kerja berpengaruhpositif dan signifikan terhadap variabel kepuasankerja. Diperoleh hasil sumbangan terbesar dari variabelkompensasi sebesar 0,524 dan uji determinasi dihasilkanAdjusted R Square = 0,727.Dari hasil penelitian ini dapat diupayakan untukmeningkatkan kepuasan kerja di lingkungan SekretariatDaerah Kabupaten Demak dengan cara menerapkankompensasi dan pengembangan karier yang tepat sertameningkatkan motivasi kerja , sebagai salah satu upayapemeliharaan sumber daya manusia dalam organisasi,Kata Kunci : Kompensasi, Pengembangan Karier, MotivasiKerja dan Kepuasan Kerja.
PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN MELALUI KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL (Studi pada Dosen Universitas Sultan Fatah Demak)
Amri, Muhammad
GEMA EKSOS Vol 7, No 2 (2012): GEMA EKSOS
Publisher : GEMA EKSOS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5.606 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untukmenguji pengaruh karakteristik individu dan motivasikerja untuk dosen kinerja melalui kepuasan kerja dankomitmen organisasional. Data pada karakteristikindividu, motivasi kerja, kinerja, kepuasan kerja dankomitmen organisasional diperoleh melalui menggunakankuesioner untuk 110 responden teknik sampel penarikandengan purposive dari 135 populasi.Hasil penelitian menunjukkan individu Karakteristikdan Motivasi Kerja memiliki pengaruh positif padakepuasan kerja. Karakteristik individu, Motivasi Kerja,dan Kepuasan Kerja memiliki pengaruh positif terhadapkomitmen organisasional. Karakteristik individu,Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, komitmen organisasionalmemiliki pengaruh positif pada kinerja. Berdasarkanhasil pengujian hipotesis masalah penelitian ini adalahKarakteristik Individu memiliki tidak berpengaruh padakinerja dosen di Sultan fatah University.Kata Kunci: Individual Karakteristik, Motivasi Kerja,Kinerja, Kepuasan Kerja Komitmen Organisasional.
PEMIKIRAN ETIKA IBNU MISKAWAIH
Nizar, Nizar;
Barsihannor, Barsihannor;
Amri, Muhammad
Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 10 No 1 (2017): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ibnu Miskawaih dijuluki sebagai bapak etika Islam. Ia telah mampu merumuskan dasar-dasar etika di dalam kitabnya Tahdzib al Akhlaq wa Thathir al A‘raq (PendidikanBudi dan Pembersihan Akhlak ). Sumber filsafat etika Ibnu Miskawaih berasal dari fisafat Yunani, peradaban Persia, ajaran syariat Islam dan pengalaman pribadi. Dalam pemikirannya mengenai etika, ia memulainya dengan menyelami jiwa manusia. Ia memandang bahwa ilmu jiwa memiliki keutamaan sendiri dibandingkan dengan ilmu-ilmu jiwa lainnya. Ajaran etika Ibnu Miskawaih berpangkal pada teori jalang tengah. Intinya menyebutkan bahwa keutamaan akhlak secara umum diartikan sebagai posisi tengah ekstrem kelebihan dan ekstrem kekurangan masing-masing jiwa manusia. Dengan demikian, menurut Ibnu Miskawaih bahwa akhlak merupakan keadaan jiwa yang mengajak sesorang untuk melakukan perbuatan tanpa dipikirkan dan diperhitungkan sebelumnya. Sehingga akhlak dapat dijadikan fitrah manusia dengan melakukan latihan-latihan yang terus menerus hingga menjadi sifat diri yang melahirkan akhlak yang baik.
PEMIKIRAN ETIKA IBNU MISKAWAIH
Nizar, Nizar;
Barsihannor, Barsihannor;
Amri, Muhammad
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Keagamaan Vol 10 No 1 (2017): Pemikiran Islam dan Hubungannya dengan Budaya Nusantara
Publisher : LPPM IAIN Parepare
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.656 KB)
|
DOI: 10.35905/kur.v10i1.584
Ibnu Miskawaih dijuluki sebagai bapak etika Islam. Ia telah mampu merumuskan dasar-dasar etika di dalam kitabnya Tahdzib al Akhlaq wa Thathir al A‘raq (PendidikanBudi dan Pembersihan Akhlak ). Sumber filsafat etika Ibnu Miskawaih berasal dari fisafat Yunani, peradaban Persia, ajaran syariat Islam dan pengalaman pribadi. Dalam pemikirannya mengenai etika, ia memulainya dengan menyelami jiwa manusia. Ia memandang bahwa ilmu jiwa memiliki keutamaan sendiri dibandingkan dengan ilmu-ilmu jiwa lainnya. Ajaran etika Ibnu Miskawaih berpangkal pada teori jalang tengah. Intinya menyebutkan bahwa keutamaan akhlak secara umum diartikan sebagai posisi tengah ekstrem kelebihan dan ekstrem kekurangan masing-masing jiwa manusia. Dengan demikian, menurut Ibnu Miskawaih bahwa akhlak merupakan keadaan jiwa yang mengajak sesorang untuk melakukan perbuatan tanpa dipikirkan dan diperhitungkan sebelumnya. Sehingga akhlak dapat dijadikan fitrah manusia dengan melakukan latihan-latihan yang terus menerus hingga menjadi sifat diri yang melahirkan akhlak yang baik.
PEMIKIRAN ETIKA IBNU MISKAWAIH
Nizar, Nizar;
Barsihannor, Barsihannor;
Amri, Muhammad
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Keagamaan Vol 10 No 1 (2017): Pemikiran Islam dan Hubungannya dengan Budaya Nusantara
Publisher : LPPM IAIN Parepare
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.656 KB)
|
DOI: 10.35905/kur.v10i1.584
Ibnu Miskawaih dijuluki sebagai bapak etika Islam. Ia telah mampu merumuskan dasar-dasar etika di dalam kitabnya Tahdzib al Akhlaq wa Thathir al A?raq (PendidikanBudi dan Pembersihan Akhlak ). Sumber filsafat etika Ibnu Miskawaih berasal dari fisafat Yunani, peradaban Persia, ajaran syariat Islam dan pengalaman pribadi. Dalam pemikirannya mengenai etika, ia memulainya dengan menyelami jiwa manusia. Ia memandang bahwa ilmu jiwa memiliki keutamaan sendiri dibandingkan dengan ilmu-ilmu jiwa lainnya. Ajaran etika Ibnu Miskawaih berpangkal pada teori jalang tengah. Intinya menyebutkan bahwa keutamaan akhlak secara umum diartikan sebagai posisi tengah ekstrem kelebihan dan ekstrem kekurangan masing-masing jiwa manusia. Dengan demikian, menurut Ibnu Miskawaih bahwa akhlak merupakan keadaan jiwa yang mengajak sesorang untuk melakukan perbuatan tanpa dipikirkan dan diperhitungkan sebelumnya. Sehingga akhlak dapat dijadikan fitrah manusia dengan melakukan latihan-latihan yang terus menerus hingga menjadi sifat diri yang melahirkan akhlak yang baik.
Epistemologi Ibn Taymiyah dan Sistem Ijtihadnya dalam Kitab Majmu al-Fatawa
La Ode Ismail Ahmad;
Muhammad Amri
Al-Ulum Vol. 19 No. 1 (2019): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1531.869 KB)
|
DOI: 10.30603/au.v19i1.618
This paper examines Ibn Taymiyah's epistemology in the book Majmu 'al-Fatawa which contains a collection of his fatwas. The results of the discussion can be concluded that Ibn Taymiyah carried out three methods of ijtihad, ijtihad bayani, ijtihad qiyasi and ijtihad Istislahi although not comprehensively from various forms of each method. In general, Ibn Taymiyah's theory in ijtihad offers an inductive thinking method (empirical). Empiric is not only what is done and written by people, but can be in the form of daily life or natural events, but also in the form of verses and hadith. In the present era, a new method of interpreting the Koran, interpretation of mawdu'iy by collecting verses about a problem, then comprehensively understood and then concluded. It seems that this method is in line with Ibn Taymiyah's method of placing nas as empiric, not as a theory, while theory is generated from research.
Perspektif Kaum Sufi Tentang Cinta Tuhan
Muhammad Amri
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This paper discusses the term of love (muhabbah) in Islamic mysticism’s perspective. The methodology of the writing is descriptive and analytical in explaining the meaning of love. The writing will describle the creative of love, the frame of love, the essence of human and God loves, and the meaning of love from sufism’s point of view. According to Sufism, love of God is the essence of faith statement “there is no God but Allah. ”The famous Sufism, such as Rumi, al-Ghazali, and Rabiatul al-Adawiyah tried to describe the meaning of love as their experiences in their approach to God.
URGENSI PEMBELAJARAN BAGI PENGEMBANGAN KARAKTER AKADEMIK MAHASISWA PENDIDIKAN TINGGI
Muhammad Amri
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 16 No 2 (2013): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/lp.2013v16n2a2
Abstrak: Tulisan ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 terhadap mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari urgensi strategi pembelajaran yang dikembangkan oleh dosen terhadap pengem-bangan karakter akademik mahasiswa setelah mengikuti perkuliahan. Data dihasilkan melalui kuisioner yang isinya dikonstruk untuk mengukur efek strategi pembelajaran terhadap peningkatan sikap ilmiah di kalangan mahasiswa. Hasilnya dianalisis dan dirujuk untuk menjelaskan strategi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan pembentukan karakter akademik yang di-maksud. Sehingga dengan demikian, penelitian ini dapat dikategorikan ke dalam jenis penelitian bercampur antara kuantitatif dan kualitatif. Temuan penelitian ini menggambarkan lemahnya desain strategi pembelajaran sehingga kurang ber-pengaruh terhadap pembentukan sikap akademik mahasiswa.Abstract: This writing based on the research conducted on 2012 at the students of state university of Alauddin Makassar. This study aims at finding the urgency of teaching strategy developed by lecturer toward students’ academic character after having lecture. Data got through questionnaire constructed to measure the effect of teaching strategy toward the increasing of students’ scientific attitude. Data were analyzed and referenced to explain strategy which is needed to optimalize the building those academic characters. Therefore, this study is categorized into mix method, qualitative and quantitative method. The result of this study shows that the design of teaching strategies are still low, therefore they do not affect significantly to build students’ academic attitude.