Dian Rosanti, Nadia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Bermain Puzzle Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Anak Usia Pra Sekolah (3-6 Tahun) Saat Dirawat Di Ruang Edelweiss Rsud. Mohammad Noer Pamekasan Hafidah, Lailatul; Dian Rosanti, Nadia; Suraying, Suraying; Angraini, Yeni
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 6 No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v6i1.339

Abstract

Pendahuluan: Anak yang dirawat dirumah sakit biasanya akan merasakan kecemasan, reaksi anak yang mengalami kecemasan saat dirawat di rumah sakit biasanya anak tidak kooperatif, rewel, menolak untuk makan, dan menangis. Alasan terjadinya kecemasan pada anak yang dirawat dirumah sakit adalah karena perpisahan, nyeri saat dilakukan tindakan keperawatan, dan lingkungan baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh terapi bermain puzzle terhadap penurunan tingkat kecemasan anak usia pra-sekolah (3-6 tahun) pada saat dirawat di ruang Edelweiss RSUD. Mohammad Noer Pamekasan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quaisy-Eksperiment pre and posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh anak usia pra-sekolah (3-6 tahun) yang dirawat di Ruang Edelweiss RSUD. Mohammad Noer Pamekasan sebanyak 19 responden dengan sampel sebagian anak usia pra-sekolah (3-6 tahun) yang dirawat di Ruang Edelweiss RSUD. Mohammad Noer Pamekasan sebanyak 16 responden yang diambil menggunakan teknik Purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Preschool Anxiety Scale (PAS) dengan uji statistik Wilcoxon Test (?<0,05). Hasil: Didapatkan hasil nilai P-Value sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Ada pengaruh terapi bermain puzzle terhadap penurunan tingkat kecemasan anak saat dirawat di Ruang Edelweiss RSUD Mohammad Noer Pamekasan. Kesimpulan: Salah satu cara yang dapat menurunkan tingkat kecemasan anak saat dirawat di rumah sakit adalah dengan terapi bermain puzzle.
Understanding Balanced Nutrition Knowledge among Elementary School Children in Rural Sampang: Implications for Nutrition Education Interventions Rosana Wulandari, Agustin; Dian Rosanti, Nadia; Asyura, Renidya
Journal of Nutrition and Public Health Vol. 1 No. 3 (2025): Journal of Nutrition and Public Health
Publisher : CV. Dyoqu Publishing Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64780/jnph.v1i3.99

Abstract

Background: Balanced nutrition is an important factor in supporting the growth and development of elementary school children. However, national data shows that the prevalence of stunting and double nutrition problems in Indonesian children remains high. This condition is exacerbated by students' low understanding of the concept of balanced nutrition, which has the potential to affect their eating patterns and health. Aims: This study aims to describe the level of balanced nutrition knowledge among fifth and sixth grade students at SDN Karang Dalem 1 Sampang as a basis for developing more targeted nutrition education strategies. Methods; This study used a descriptive design with a population of 80 fifth and sixth grade students. The sampling technique used total sampling. Data were collected through a questionnaire containing 20 true-false questions that had been modified from previous studies. Data analysis was performed using frequency distribution and percentages. Result; The results showed that the majority of respondents were female (61%) and aged 11 years (69%). The level of balanced nutrition knowledge was mostly in the adequate category (53%), while 39% of students had good knowledge, and the remaining 9% were classified as lacking. Conclusion; The balanced nutrition knowledge of fifth and sixth graders at SDN Karang Dalem 1 Sampang was mostly in the adequate category. These findings emphasize the need for more innovative nutrition education interventions, such as animated media or project-based learning methods, to improve students' understanding and support efforts to prevent double nutrition problems in elementary school children.