Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS BUTIR SOAL MULTIPLE CHOICE MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 4 DI SDN BARENG 5 JOMBANG Listyowati, Iswahyuni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur evaluasi berupa soal pilihan ganda yang dapat digunakan untuk mengukur pemahaman konsep pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa SDN Bareng 5 Jombang. Pengembangan alat ukur ini melibatkan analisis validitas, reliabilitas, indeks kesulitan, dan daya pembeda soal. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh soal yang diujikan dinyatakan valid dan reliabel, sehingga dapat digunakan sebagai alat evaluasi yang berkualitas. Uji indeks kesulitan menunjukkan bahwa 10% soal berada pada kategori mudah, sementara 90% soal berada pada kategori sedang, yang menunjukkan tingkat kesulitan yang sesuai dengan kemampuan siswa. Selain itu, hasil uji daya pembeda soal menunjukkan bahwa 67% soal berada pada kategori "baik sekali", dan 33% soal berada pada kategori "baik", yang menunjukkan bahwa soal tersebut efektif dalam membedakan kemampuan siswa. Berdasarkan temuan ini, alat ukur evaluasi yang dikembangkan terbukti layak digunakan untuk mengukur pemahaman konsep Bahasa Indonesia pada siswa SDN Bareng 5 Jombang. Implikasi Penelitian adalah bagi Pengembangan soal pilihan ganda yang valid dan reliabel ini dapat digunakan sebagai model untuk membuat soal evaluasi lainnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Soal yang baik, dengan tingkat kesulitan yang tepat dan daya pembeda yang tinggi, dapat meningkatkan kualitas evaluasi dan memberikan gambaran yang akurat mengenai pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan soal yang valid, reliabel, dan efektif dalam mengevaluasi pemahaman siswa, yang dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran di sekolah.
Learning Evaluation in Islamic Religious Education Subjects to Measure the Effectiveness of Elementary School Teachers’ Teaching Strategies Bandono, Adi; Gunawan, Wawan; Sitompul, Nurmida Chaterine; Zubir, Nor Maizatul Akmal Binti Mohd; Listyowati, Iswahyuni
Al Irsyad: Jurnal Studi Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Al Irsyad: Jurnal Studi Islam
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/alirsyad.v5i1.982

Abstract

The research problem shows that the evaluation of Islamic Religious Education learning is still dominated by the cognitive aspect, which limits its ability to measure affective and psychomotor aspects, and has not been optimal in improving the overall quality of teachers’ instruction. This study aims to determine the influence of formative and summative evaluation, as well as learning motivation, on the effectiveness of Islamic Religious Education teachers’ teaching methods in the overall learning process. The method used is quantitative research with an experimental approach through questionnaires distributed to 80 Islamic Religious Education teachers. The data were analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 27, with a two-way analysis of variance to examine the influence of evaluation and learning motivation. The results show that evaluation methods and learning motivation have a significant influence on the effectiveness of Islamic Religious Education teachers’ instruction, with a significance value of 0.000, an evaluation value of 128.808, and a motivation value of 39.366. In addition, there is a significant interaction effect (41.473), indicating that the effect of evaluation depends on the level of motivation. Summative evaluation is generally more effective at measuring learning outcomes than formative evaluation, whereas formative evaluation is more effective for teachers with high motivation. In conclusion, adjusting formative and summative evaluation based on learning motivation improves the effectiveness of Islamic Religious Education learning and optimally and measurably enhances the quality of teachers’ instruction. The significance of this study lies in its theoretical and practical contributions to the development of more holistic Islamic Religious Education evaluation and to the continuous improvement of teacher competence through professional development.