Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ALL EYES ON PAPUA: POTRET KETIDAKADILAN, KRISIS IDENTITAS, DAN DISINTEGRASI DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA Silitonga, Jenia; Tohang, Lestari Br; Siregar, Rio Manuel Matthew; Siahaan, Sarah Agustin; Purba, Stela Tri Yuni; Ringo, Valentina Rentauli Br Siringo; Simatupang, Yuliana; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.45720

Abstract

Kampanye “All Eyes on Papua” yang mencuat di media sosial sejak pertengahan tahun 2023 mencerminkan ketidakadilan dan diskriminasi yang masih terjadi di dalam kehidupan berbangsa, khususnya terhadap masyarakat Papua. Kasus ini menunjukkan bahwa tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam alinea IV UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan penerapan nilai-nilai Pancasila belum dilaksanakan secara optimal dalam menjamin kesatuan dan persatuan bangsa di tengah keberagaman yang ada. Studi ini membahas ketidakadilan sosial-politik, krisis identitas, dan potensi disintegrasi yang dialami masyarakat Papua melalui studi kasus “All Eyes on Papua”. Gerakan ini menjadi simbol perlawanan atas marginalisasi yang terus berlangsung dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penelitian ini bertujuan menganalisis ketidakadilan, krisis identitas, dan ancaman disintegrasi di Papua yang melemahkan rasa “memiliki” terhadap negara serta partisipasi warga Papua dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian pustaka dan studi kasus untuk menelaah keterkaitan antara persoalan Papua dengan nilai-nilai Pendidikan Kewarganegaraan sebagai upaya pencegahan disintegrasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyelesaian masalah Papua harus berbasis pada keadilan, pengakuan budaya, dan pendidikan kewarganegaraan yang inklusif. Kesimpulannya, nilai-nilai Pancasila perlu terus diperkuat dan diwujudkan dalam perilaku sosial untuk menjamin keadilan dan menjaga persatuan dalam masyarakat Indonesia yang beragam.
Studi Literatur Review Akuntansi : Pelaksanaan APBD Desa Ladang Peris Kecamatan Bajubang Provinsi Jambi Silitonga, Jenia; Agustina, Mawar; Purba, Stela Tri Yuni; Hamdani, Rizki; Harmain, Hendra
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Ilmu Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i2.34

Abstract

Penelitian ini menelaah sistem akuntansi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Fokus utama kajian ini adalah mengevaluasi kepatuhan sistem akuntansi terhadap peraturan yang berlaku, mengidentifikasi hambatan dalam penerapannya, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi APBDes telah berpedoman pada regulasi yang ada, tetapi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan tenaga ahli, pencatatan manual yang rentan kesalahan, keterlambatan dalam proses pelaporan, serta kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, penerapan sistem pencatatan keuangan berbasis digital, serta peningkatan pengawasan baik dari pihak internal maupun eksternal. Dengan menerapkan rekomendasi ini, diharapkan pengelolaan APBDes menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. This study examines the accounting system in the management of the Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes) in Ladang Peris Village, Bajubang District, Batanghari Regency, Jambi Province. The main focus of this research is to evaluate the compliance of the accounting system with applicable regulations, identify obstacles in its implementation, and provide recommendations to enhance transparency and accountability in village financial management. The research employs a descriptive qualitative method with a document analysis approach. The findings indicate that while the APBDes accounting system adheres to existing regulations, several challenges remain, including limited human resources, manual recording prone to errors, delays in reporting, and a lack of transparency in budget management. To address these issues, it is necessary to strengthen human resource capacity, implement a digital financial recording system, and improve both internal and external oversight mechanisms. By adopting these recommendations, APBDes management is expected to become more effective, transparent, and accountable, thereby supporting sustainable village development.