Abstrak — Supermarket xyz adalah perusahaan retail yangterletak di kota bandung. Supermarket ini menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan ringan,minuman, sembako, perlengkapan rumah tangga, kosmetik danlain-lain. Masalah yang dihadapi supermarket xyz yaitu padalayout yang masih belum tertata dengan baik sehingga dapatmenyulitkan konsumen dalam mencari barang yangdiinginkan. Oleh sebab itu permasalahan layout inimengakibatkan turunnya impulse buying pada tahun 2022 danbeberapa bulan mengalami penurunan drastis pada penjualanproduk. Penelitian ini menerapkan teknik Association RuleMining dengan algoritma Apriori dalam perancangan alokasiproduk di supermarket. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenerapan algoritma Apriori untuk mengidentifikasi aturanasosiasi antara produk-produk di Supermarket XYZ telahmemberikan dampak positif pada impulse buying. Temuan inimengungkap bahwa aturan asosiasi yang kuat dan relevanmembantu mengarahkan konsumen untuk membeli produkproduk yang mungkin tidak mereka pertimbangkansebelumnya, mengoptimalkan tata letak produk di rak-raksupermarket, dan meningkatkan peluang penjualan. Selain itu,hasil analisis juga mencatat peningkatan signifikan dalamperilaku impulse buying, dengan peningkatan sebesar 38.76%,yang secara keseluruhan menggambarkan bahwa semakinbesar persentase impulse buying, semakin tinggi potensipeningkatan penjualan produk. Temuan ini memberikanwawasan yang berharga bagi Supermarket XYZ untukmeningkatkan efisiensi penjualan dan memperbaikipengalaman berbelanja pelangga. Kata kunci— Alokasi produk, Impulse Buying, Data Mining, Association Rule Mining, Algoritma Apriori