Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Healthy Kids Program: Improving Children's Nutritional Awareness through Interactive Learning Subroto, Desty Endrawati; Hasyim, Dadang Muhammad; Saputra, Abiyasa Eka
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 5 August 2025: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v2i5.2529

Abstract

Malnutrition and low nutrition literacy among school-aged children remain significant public health challenges in Indonesia, including in Rangkasbitung, Banten. This community service initiative, the Healthy Kids Program: Improving Children's Nutritional Awareness Through Interactive Learning, aimed to enhance children's understanding of balanced nutrition and foster healthy eating behaviors through engaging, interactive methods. The program employed educational games, simulations, and discussions to encourage active participation, complemented by the involvement of parents and teachers to reinforce learning outcomes at home and in the school environment. A pre-test and post-test were conducted to measure changes in children's knowledge, with results indicating a substantial increase in understanding of balanced nutrition and healthy food choices, rising from an average of 47% to 83%. Additionally, the program provided educational materials to schools, supporting the sustainability of nutrition education initiatives in the community. The findings align with evidence highlighting the effectiveness of interactive and community-based approaches in improving nutrition literacy and promoting healthy dietary practices among children. By building local capacity and aligning with public health goals, the Healthy Kids Program demonstrates its potential as a scalable and replicable model for addressing malnutrition challenges in similar contexts. This initiative underscores the importance of integrating interactive learning with family and community engagement to support the development of healthy lifestyles among school-aged children, contributing to broader efforts to achieve Sustainable Development Goals related to child health and education.
Analisis Keamanan Privasi pada Media Sosial: Studi Kasus Penggunaan Data Pribadi di Facebook dan Instagram Subroto, Desty Endrawati; Rahardian,  Rifky Lana; Ventayen, Caren Orlanda; Saputra, Abiyasa Eka; Cahyono, Bambang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6347

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keamanan privasi pada media sosial melalui studi kasus penggunaan data pribadi di Facebook dan Instagram, dengan fokus pada kesadaran privasi, praktik kontrol pengguna, titik paparan data yang dominan, serta hambatan yang menyebabkan risiko privasi berulang. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur pada pengguna Facebook, Instagram, dan pengguna yang mengombinasikan keduanya. Analisis data dilakukan melalui pengodean tematik menggunakan codebook yang mencakup kesadaran jejak digital, personalisasi konten/iklan, kontrol audiens, penggunaan lokasi dan tag, izin aplikasi pihak ketiga, pengalaman insiden, serta strategi keamanan akun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan telah memiliki kesadaran privasi pada level dasar, terutama terkait jejak digital dan fenomena personalisasi konten. Namun, kesadaran tersebut belum sepenuhnya terkonversi menjadi perilaku protektif yang konsisten. Kontrol privasi yang paling umum dilakukan adalah pengaturan visibilitas akun, pembatasan audiens konten, dan seleksi pertemanan/pengikut, sedangkan kontrol lanjutan seperti evaluasi izin aplikasi, pengelolaan tag/mention secara ketat, serta penguatan keamanan akun belum menjadi kebiasaan rutin. Titik paparan data paling sering muncul melalui fitur interaksi sosial, termasuk aktivitas grup/komunitas di Facebook, tag/mention dan penyebaran ulang konten di Instagram, serta pesan langsung yang rentan terhadap phishing dan manipulasi sosial. Hambatan utama yang teridentifikasi adalah literasi privasi yang terbatas dan kompleksitas pengaturan privasi yang dianggap rumit atau tidak efektif.Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan privasi memerlukan literasi berbasis keterampilan, panduan tindakan praktis, serta penyederhanaan kontrol privasi oleh platform agar pengguna mampu menerapkan perlindungan secara konsisten.