Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI RAGI TERHADAP MUTU HEDONIK PRODUK KERIPIK TAPE UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas var. ayamurasaki) Rahmadini, Fathia; Kurnia, Pramuja Putra; Harahap, Edy Syahputra; Hidayati, Fitni; Putri, Kalasta Ayunda
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v13i2.1015

Abstract

Purple sweet potato (Ipomea batatas L.) is one type of food crop with high productivity and the main agricultural product in the Karo, Simalungun, Dairi and Toba regions. The utilization of purple sweet   potato as a processed food commodity has not been maximized so that innovation in processing various agricultural products is needed. One of the processed food products from purple sweet potato raw materials is tape. The purpose of this study was to develop innovations in tape products into purple sweet potato tape chips that are liked by consumers. The organoleptic panelist activities of the product were carried out by students and also the community. This study used a Factorial Completely Randomized Design with one factor studied, namely: yeast concentration factor (K) consisting of 4 treatment levels K1 = 0.5% yeast, K2 = 1% yeast, K3 = 1.5% yeast, K4 = 2% yeast. The parameters observed in this study were focused on the panelists' acceptance in terms of hedonic organoleptics, namely taste hedonic, color hedonic, aroma hedonic, and texture hedonic. The results showed that the panelists generally gave very good scores and both factors influenced the hedonic organoleptic values ??of taste, color hedonic, aroma hedonic and texture hedonic.
KESESUAIAN HABITAT AND EKOLOGI VEKTOR MALARIA DI KALIGESING, PURWOREJO Hidayati, Fitni
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 3 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3382

Abstract

Purworejo is one of the districts in Central Java that established the Malaria Center because it is classified as a malaria endemic area. In malaria control, Village Malaria Technicians (JMD) were formed in each malaria-infected area. Purworejo was supposed to obtain a malaria-free letter at the end of 2021, but cases suddenly spiked in July 2021 to 584 cases. Based on data from the malaria center, the highest cases of malaria were found in the Kaligesing area. The high number of malaria cases in Kaligesing is important to conduct a survey to find out the factors that affect the occurrence of malaria. This study aims to look at malaria risk factors in terms of malaria suitability habitat with measured parameters, namely water temperature, pH, turbidity, Total Dissolved Solid (TDS), and larval density. This research uses an ecological approach with a type of descriptive research using a survey method that can provide an overview of the object being studied. Based on the results of the tests that have been carried out, the highest water temperature was found in Jelok Village (27.7°C), the highest pH in Jelok Village (8.9), the highest level of turbidity was found in Jatirejo Village (8.4 NTU), the highest TDS was found in Kaliharjo Village (389.1 ppm), and the highest larval density was found in Sudorogo Village (4.8 larvae per volume of water).Keywords: Purworejo, Malaria, Habitat suitability, Ecology
Pelatihan Pengukuran Status Gizi Anak Sekolah Pada Guru di SDN 105412 Sei Bamban Serdang Bedagai Sandy, Yatty Destani; Purba, Edy Marjuang; Hidayati, Fitni; Putri, Kalasta Ayunda; Putri, Utami Nurhafsari; Haryana, Nila Reswari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.669

Abstract

Masalah gizi pada anak sekolah dasar merupakan isu yang krusial bagi kesehatan dan perkembangan generasi muda. Survei menunjukkan masalah gizi pada anak usia 5-12 tahun sebanyak 11% mengalami gizi kurang dan sebanyak 19,7% mengalami gizi lebih. Masalah gizi anak tidak hanya berpengaruh pada tinggi badan dan berat badan saja, tetapi juga berhubungan dengan perkembangan kognitif yang dapat berdampak pada prestasi belajar dan pencapaian akademik anak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan karena masih terdapat kesenjangan pengetahuan dan minimnya keterampilan guru dalam mengukur dan memantau status gizi siswa di sekolah dasar. Tujuan kegiatan adalah untuk mengetahui bagaimanakah pelatihan pengukuran status gizi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendeteksi dini masalah gizi pada siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu berupa sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru terkait pengukuran status gizi anak. Terdapat peningkatan pengetahuan guru dan lebih dari 90% guru mampu menggunakan alat pengukur yang disediakan dengan akurat dan mampu menghitung serta menafsirkan hasil pengukuran. Pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap status gizi siswa, sehingga mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan prestasi belajar anak secara optimal.