Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Tripledot Studios Indonesia Jakarta Nuryasin; Qurbani, Derita
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 2 (2024): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Tripledot Studios Indonesia baik secara parsial maupun secara simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dan diperoleh sampel sebanyak 85 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis. Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan dengan diperoleh persamaan regresi Y = 9.097 + 0.453X1 + 0.328X2, Nilai koefisien korelasi atau tingkat pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat diperoleh sebesar 0.725 artinya memiliki hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 0.525 maka dapat disimpulkan bahwa variabel Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi berpengaruh terhadap variabel Kinerja Karyawan karyawan sebesar 0.52.5% sedangkan sisanya sebesar 47.5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dilakukan penelitian. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (45.352 > 3.110), hal ini juga diperkuat dengan ρ value < Sig.0,05 atau (0,000 < 0,05). Dengan demikian maka H0 ditolak dan H3 diterima, hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Tripledot Studios Indonesia
Photobooth Interaktif dan Ekspresi Digital pada Generasi Z: Tinjauan Literatur Sistematis Alkadrie, Syarifah Aflia; Fitroh; Nuryasin; Zulfiandri
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 6 (2025): EduTIK : Desember 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran interactive photobooth dalam membentuk digital self-expression di kalangan Generasi Z melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA dan analisis bibliometrik. Sebanyak 300 publikasi ilmiah periode 2021–2025 dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi tren riset, klaster tematik, dan keterkaitan antar-konsep utama. Hasil visualisasi menunjukkan lima klaster utama, yaitu: (1) Digital Self-Expression and Identity, yang menyoroti konstruksi identitas dan ekspresi diri di ruang digital; (2) Interactive and Immersive Technology, berfokus pada pemanfaatan AR/VR untuk pengalaman kreatif dan emosional; (3) Algorithmic Awareness and AI Personalization, yang membahas kesadaran terhadap peran algoritma dalam membentuk ekspresi digital; (4) Cultural and Regional Context, yang mengaitkan ekspresi diri digital dengan nilai serta estetika budaya lokal; dan (5) Research Landscape and Methodological Trends, yang menampilkan arah baru riset berbasis Systematic Literature Review, AI, dan human-centered design. Temuan penelitian menunjukkan bahwa interactive photobooth tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana representasi identitas, kreativitas, dan kesejahteraan psikologis Generasi Z. Integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI), Augmented Reality (AR), dan Virtual Reality (VR) memungkinkan tingkat personalisasi yang tinggi, di mana sistem mampu menyesuaikan filter, efek visual, dan pengalaman pengguna secara adaptif terhadap preferensi individu. Meskipun demikian, dominasi algoritma menghadirkan tantangan etis terhadap autentisitas ekspresi diri digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip human-centered design untuk menciptakan sistem interaktif yang adaptif, etis, dan inklusif dalam mendukung ekspresi digital Generasi Z yang autentik dan bermakna