Kinanti Putri, Vincentia Vania
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HOME VISIT: KEKHASAN SEKOLAH EKSPERIMENTAL MANGUNAN YANG MENJADI SARANA KOMUNIKASI SERTA MEMBANGUN RELASI ANTARA SEKOLAH DAN ORANG TUA Kinanti Putri, Vincentia Vania; Lay Martins, Rosa de lima; Prasetyo, Andreas Erwin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27888

Abstract

Penelitian ini membahas tentang program home visit sebagai ciri khas pembelajaran di SD Eksperimental Mangunan Yogyakarta sebagai jembatan komunikasi antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini bertujuan menggali kegiatan home visit menjadi sarana komunikasi antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif pada rentang April hingga Mei 2025. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kepeserta didikan dan orang tua. Sedangkan objek dalam penelitian ini yakni home visit yang merupakan salah satu kegiatan yang ada di SD Eksperimental Mangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa home visit memberikan dampak signifikan dalam mempererat hubungan antara guru dan orang tua, serta memperdalam pemahaman guru terhadap kondisi psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Program ini mendorong keterlibatan aktif orang tua, menciptakan dialog dua arah, dan meningkatkan motivasi serta perkembangan anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Landasan utama dari program ini adalah filosofi “meletakkan hati” yang diajarkan oleh Rm. Mangun, yang menekankan pentingnya pendekatan humanistik, empati, dan kepedulian dalam proses pendidikan. Dengan demikian, home visit tidak hanya menjadi strategi pedagogis, tetapi juga praktik pendidikan yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan kolaborasi yang bermakna.
Parent-Led Class: Membangun Interaksi Positif dan Kolaborasi Efektif dalam pembelajaran Anak Usia Dini Kinanti Putri, Vincentia Vania; Maria Theresia Tita Lestari; Apri Damai Sagita Krissandi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Parent-Led Class di TK Sekolahku My School dan dampaknya dalam membangun interaksi positif dan kolaborasi efektif dalam pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam dengan orang tua yang terlibat dalam program. Subjek penelitian meliputi guru kelas, orang tua peserta program Parent-Led Class , dan 25 siswa di Puntodewo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Parent-Led Class diimplementasikan secara sistematis dan efektif dalam membangun interaksi positif antara orang tua, guru, dan anak. Orang tua terlibat aktif sebagai fasilitator pembelajaran dengan membagikan pengetahuan sesuai bidang keahlian mereka. Kolaborasi efektif terwujud melalui perencanaan bersama, pembagian peran yang jelas, dan dukungan berkelanjutan dari guru. Program ini memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak: anak menjadi lebih termotivasi dan mendapat pengalaman belajar yang beragam, orang tua lebih memahami proses pembelajaran dan perkembangan anak, guru mendapat dukungan dalam memperkaya metode pembelajaran, dan sekolah membangun komunitas yang kuat dan kolaboratif. Meskipun menghadapi tantangan konsistensi pelaksanaan, program ini dapat menjadi model inovatif keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak usia dini yang dapat diterapkan di lembaga PAUD lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kemitraan yang kuat antara sekolah dan keluarga.
Analisis Kemampuan Siswa Kelas V SD dalam Merencanakan dan Mengevaluasi Penyelidikan Ilmiah Materi Organ Pernapasan Kinanti Putri, Vincentia Vania; Rusmawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41343

Abstract

Science literacy is an essential competency that needs to be developed from elementary school, particularly in planning and evaluating scientific investigations as emphasized in the Programme for International Student Assessment (PISA) framework. However, learning science in elementary schools is often still dominated by conceptual teaching, resulting in limited opportunities for students to engage in scientific investigations. This study aimed to analyze the ability of fifth-grade elementary school students to plan and evaluate scientific investigations on the topic of the respiratory system. The study employed a quantitative descriptive method and was conducted at an elementary school in Semarang Regency. The participants were all 54 fifth-grade students, selected using a saturated sampling technique. Data were collected using a multiple-choice test developed based on PISA science literacy indicators, including identifying scientific questions, designing investigationsancang and evaluating investigations, interpreting data, and drawing conclusions. The data were analyzed using descriptive statistics to obtain mean scores, percentages, and ability categories. The results showed that students’ ability to plan scientific investigations was in the moderate category with an average score of 70.74, while their ability to evaluate scientific investigations was in the good category with an average score of 83.10. These findings indicate that students are relatively better at interpreting data and drawing conclusions than at planning investigation procedures. Therefore, science learning in elementary schools should emphasize balanced scientific inquiry activities to enhance students’ science literacy skills in accordance with the PISA framework.