Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DENGAN PERILAKU TRIAD KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (KRR) DI SMKN 4 PADANG Aini, Usnal; Afriyani, Reni; Hilwa, Asti
Medical Nurse Journal Vol. 2 No. 1: MENU : Medical Nurse Journal (2025 June)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah usia yang sangat rentan terhadap masalah seksualitas, penyalahgunaan NAPZA, penyakit menular seksual serta HIV/AIDS atau biasa disebut dengan Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Di Indonesia angka kejadian remaja mengalami kasus Triad KRR masih tinggi yaitu 44% remaja perempuan, dan 47% remaja laki-laki melakukan hubungan seksual, pengguna NAPZA 9,8% laki-laki, 9,2% perempuan dan jumlah HIV sebesar 48.300 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di SMKN 4 Kota Padang Tahun 2019. Jenis penelitian  adalah  survei analitik dengan menggunakan desain cross sectional, Pengumpulan data dilaksanakan tanggal 22 s/d 25 Maret 2019 di SMKN 4 Padang. populasi penelitian  adalah kelas X SMKN 4 Padang berjumlah 356 orang. Sampel diambil secara proportionate random sampling dengan sampel 100 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square dengan CI 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55% berpengetahuan tinggi tentang perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja, 54% bersikap positif terhadap perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja, dan 52% melakukan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja. Terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja nilai p = 0,018, serta terdapat hubungan sikap dengan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) nilai p =0,003. Dapat disimpulkan terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di SMKN 4 Padang Tahun 2019. Diharapkan sekolah untuk memberikan  informasi khususnya mengenai kesehatan reproduksi remaja serta memberikan materi yang lebih kreatif agar menarik minat siswa untuk ikut serta dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan PIK- R.
Pengaruh Pemberian Terapi Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusui Pada Bayi Di Kelurahan Ulak Karang Selatan Kota Padang Tahun 2025 Aini, Usnal
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11912

Abstract

Masa bayi merupakan masa kritis pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi melalui pemberian ASI. Terapi pijat bayi dianggap sebagai metode stimulasi yang efektif untuk mendukung keberhasilan menyusui dengan mendorong relaksasi, meningkatkan nafsu makan, dan memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi, sehingga berpotensi memperpanjang durasi menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh terapi pijat bayi terhadap durasi menyusui di Klinik Mardianum pada tahun 2025. Desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretes-postes satu kelompok digunakan. Penelitian ini melibatkan 16 bayi berusia 0–6 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Durasi menyusui diukur menggunakan lembar observasi, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Temuan menunjukkan peningkatan rata-rata durasi menyusui dari 1,31 menit sebelum pijat menjadi 2,38 menit setelah pijat. Analisis statistik menunjukkan efek yang signifikan, dengan nilai p 0,002 (p 0,05). Kesimpulannya, terapi pijat bayi secara signifikan meningkatkan durasi menyusui dan dapat berfungsi sebagai intervensi non-farmakologis untuk mendukung praktik menyusui yang optimal
Pengaruh Pemberian Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat Tahun 2025 Aini, Usnal
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12045

Abstract

Hipertensi selama kehamilan ditandai dengan peningkatan tekanan darah mencapai ≥140/90 mmHg setelah 20 minggu kehamilan. Kondisi ini memainkan peran penting dalam berkontribusi terhadap komplikasi selama kehamilan. Manajemen hipertensi dapat didekati melalui strategi farmakologis dan non-farmakologis. Penelitian ini dilakukan di Klinik Sumiariani, yang terletak di Kecamatan Medan Johor, Kabupaten Deli Serdang, selama periode Maret hingga Mei 2025. Penelitian ini mengadopsi desain kuasi-eksperimental dengan menggunakan metode pretest-posttest satu kelompok. Populasi penelitian meliputi wanita hamil yang didiagnosis dengan hipertensi dan terdaftar di Klinik Sumiariani, dengan 25 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil analisis bivariat mengungkapkan nilai-p sebesar 0,000 untuk tekanan darah sistolik dan diastolik, yang berada di bawah ambang batas 0,05. Hal ini menunjukkan dampak jus mentimun yang signifikan secara statistik dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil di klinik pada tahun 2025. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk mempertimbangkan intervensi non-farmakologis seperti jus mentimun untuk membantu mengelola tekanan darah dan kemungkinan mengurangi ketergantungan pada obat antihipertensi yang berpotensi menimbulkan efek samping