Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Terapi Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusui Pada Bayi Di Kelurahan Ulak Karang Selatan Kota Padang Tahun 2025 Aini, Usnal
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11912

Abstract

Masa bayi merupakan masa kritis pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi melalui pemberian ASI. Terapi pijat bayi dianggap sebagai metode stimulasi yang efektif untuk mendukung keberhasilan menyusui dengan mendorong relaksasi, meningkatkan nafsu makan, dan memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi, sehingga berpotensi memperpanjang durasi menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh terapi pijat bayi terhadap durasi menyusui di Klinik Mardianum pada tahun 2025. Desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretes-postes satu kelompok digunakan. Penelitian ini melibatkan 16 bayi berusia 0–6 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Durasi menyusui diukur menggunakan lembar observasi, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Temuan menunjukkan peningkatan rata-rata durasi menyusui dari 1,31 menit sebelum pijat menjadi 2,38 menit setelah pijat. Analisis statistik menunjukkan efek yang signifikan, dengan nilai p 0,002 (p 0,05). Kesimpulannya, terapi pijat bayi secara signifikan meningkatkan durasi menyusui dan dapat berfungsi sebagai intervensi non-farmakologis untuk mendukung praktik menyusui yang optimal
Pengaruh Pemberian Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat Tahun 2025 Aini, Usnal
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12045

Abstract

Hipertensi selama kehamilan ditandai dengan peningkatan tekanan darah mencapai ≥140/90 mmHg setelah 20 minggu kehamilan. Kondisi ini memainkan peran penting dalam berkontribusi terhadap komplikasi selama kehamilan. Manajemen hipertensi dapat didekati melalui strategi farmakologis dan non-farmakologis. Penelitian ini dilakukan di Klinik Sumiariani, yang terletak di Kecamatan Medan Johor, Kabupaten Deli Serdang, selama periode Maret hingga Mei 2025. Penelitian ini mengadopsi desain kuasi-eksperimental dengan menggunakan metode pretest-posttest satu kelompok. Populasi penelitian meliputi wanita hamil yang didiagnosis dengan hipertensi dan terdaftar di Klinik Sumiariani, dengan 25 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil analisis bivariat mengungkapkan nilai-p sebesar 0,000 untuk tekanan darah sistolik dan diastolik, yang berada di bawah ambang batas 0,05. Hal ini menunjukkan dampak jus mentimun yang signifikan secara statistik dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil di klinik pada tahun 2025. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk mempertimbangkan intervensi non-farmakologis seperti jus mentimun untuk membantu mengelola tekanan darah dan kemungkinan mengurangi ketergantungan pada obat antihipertensi yang berpotensi menimbulkan efek samping