Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SWARNA

Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Peningkatan Literasi Siswa di Era Merdeka Belajar Mulyani, Deviana; Fachrin, Muhammad
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 9 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i9.1231

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui pelatihan pemanfaatan teknologi digital di SMA 2 Soromandi. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi secara produktif, khususnya untuk mendukung proses belajar di era Merdeka Belajar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan langsung, serta pendampingan intensif dalam penggunaan aplikasi digital untuk pencarian informasi, pengolahan data, dan pembuatan media presentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menguasai keterampilan dasar penggunaan teknologi digital, lebih percaya diri dalam mengakses sumber belajar daring, serta lebih kreatif dalam menyusun tugas berbasis teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan literasi digital yang berkelanjutan dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah
Menggagas Model Pengabdian Masyarakat Kolaboratif Berbasis Pentahelix untuk Pembangunan Desa Wisata Berkelanjutan Fachrin, Muhammad; Ansyar, Haerul
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i1.1716

Abstract

Pembangunan desa wisata merupakan agenda strategis nasional untuk pemulihan ekonomi dan penguatan resiliensi masyarakat, namun implementasinya seringkali menghadapi tantangan fundamental terkait keberlanjutan. Program pengembangan yang berjalan secara parsial, tidak terintegrasi, dan minim sinergi antar pemangku kepentingan menjadi penghambat utama tercapainya dampak jangka panjang. Menjawab permasalahan tersebut, artikel konseptual ini bertujuan untuk merumuskan dan mengelaborasi sebuah model pengabdian masyarakat yang kolaboratif dengan mengadopsi pendekatan Pentahelix sebagai kerangka kerja untuk pembangunan desa wisata berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis-sintesis, dengan melakukan peninjauan mendalam terhadap teori pembangunan berkelanjutan, model inovasi kolaboratif, serta praktik-praktik terbaik dalam pariwisata berbasis komunitas. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah model konseptual yang memetakan secara terperinci peran, fungsi, dan mekanisme interaksi sinergis antara lima elemen kunci: Akademisi, Pelaku Usaha (Bisnis), Komunitas Lokal, Pemerintah, dan Media. Model ini menggarisbawahi bahwa keberhasilan pembangunan desa wisata tidak hanya bergantung pada kontribusi individual setiap aktor, melainkan pada kemampuan mereka untuk berorkestrasi dalam sebuah ekosistem yang terpadu. Disimpulkan bahwa implementasi model Pentahelix dalam program pengabdian masyarakat dapat mentransformasi pendekatan yang fragmentaris menjadi sebuah gerakan kolektif, sehingga mampu mewujudkan desa wisata yang tidak hanya unggul secara ekonomi, tetapi juga adil secara sosial dan lestari secara ekologis.