Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Banten. Metode yang digunakan adalah asosiatif kuantitatif dengan sampel jenuh sebanyak 70 responden. Analisis data dilakukan melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis deskriptif, regresi, serta uji koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (8,775 > 1,995). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 7,650 + 0,316 X1 dengan koefisien korelasi sebesar 0,690, menandakan hubungan yang kuat. Koefisien determinasi sebesar 0,475 menunjukkan bahwa 53,7% variasi kinerja dijelaskan oleh motivasi, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Disiplin kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan nilai t hitung 7,851 > 1,995. Persamaan regresi Y = 10,719 + 0,750 X2 menghasilkan koefisien korelasi 0,741, yang menunjukkan hubungan kuat. Koefisien determinasi sebesar 0,549 berarti 54,9% kinerja dipengaruhi oleh disiplin kerja. Secara simultan, motivasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y = 7,650 + 0,316 X1 + 0,512 X2. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,779 menunjukkan hubungan kuat, dan koefisien determinasi 0,606 berarti 60,6% kinerja dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Uji F juga mendukung hasil ini dengan nilai F hitung 47,937 > 3,13, sehingga dapat disimpulkan bahwa motivasi dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.