Jati, Nico Kurnia
Program Magister Penciptaan Seni Fotografi, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hiperrealitas Fotografi Jurnalistik Jati, Nico Kurnia
Nirmana Vol 17, No 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.513 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.17.1.16-21

Abstract

Fotografi jurnalistik menjadi seni pendokumentasian dan pengarsipan yang mengandung nilai berita sehingga penayangannyapun harus berdasar pada nilai realitas yang ada. Editing yang berlebihan di meja redaktur foto dapat merubah unsur realitas yang ada sehingga dapat mengakibatkan terhambatnya pesan yang akan disampaikan kepada khalayak, oleh karena itu foto jurnalistik harus selalu menge­depan­kan unsur realitas sebagai pertanggungjawaban fotografer, redaktur dan media kepada masya­rakat agar tidak menggiring opini yang multi interpretatif
Hiperrealitas Fotografi Jurnalistik Nico Kurnia Jati
Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Vol. 17 No. 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.513 KB) | DOI: 10.9744/nirmana.17.1.16-21

Abstract

Fotografi jurnalistik menjadi seni pendokumentasian dan pengarsipan yang mengandung nilai berita sehingga penayangannyapun harus berdasar pada nilai realitas yang ada. Editing yang berlebihan di meja redaktur foto dapat merubah unsur realitas yang ada sehingga dapat mengakibatkan terhambatnya pesan yang akan disampaikan kepada khalayak, oleh karena itu foto jurnalistik harus selalu menge­depan­kan unsur realitas sebagai pertanggungjawaban fotografer, redaktur dan media kepada masya­rakat agar tidak menggiring opini yang multi interpretatif
FENOMENA FLEXING RUANG PUBLIK (PENGGUNAAN FOTO PADA BALIHO SEBAGAI MEDIA EKSPRESI, PRIVASI, DAN STATUS SOSIAL) Jati, Nico Kurnia; Amboningtyas, Dheasey; Ichsanudin, Fukky Winasis
specta Vol 9, No 2 (2025): Specta: Journal of Photography, Arts, and Media
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/specta.v9i2.15121

Abstract

Fenomena baru penggunaan foto pada pemasangan baliho besar di ruang publik untuk menyampaikan ucapan ulang tahun, ajakan menikah, atau perayaan pribadi lainnya mencerminkan tren baru pemanfaatan foto di media iklan sebagai alat ekspresi pribadi dan sosial. Penelitian ini menelusuri praktik "flexing" di ruang publik, di mana pesan-pesan yang bersifat pribadi dipamerkan secara mencolok untuk menunjukkan kekuatan finansial, status sosial, keinginan diri, dan citra diri. Fenomena ini juga memunculkan perdebatan mengenai etika berbagi informasi pribadi di ruang publik serta pengaruhnya terhadap persepsi budaya dan nilai-nilai sosial. Secara khusus, bagaimana dampak dari komodifikasi ruang publik untuk kepentingan pribadi dan bagaimana media luar ruang ini bertransformasi dari sekadar iklan produk menjadi representasi identitas dan prestis individu sehingga terdapat pergeseran fungsi baliho ruang publik saat ini dari yang semula sebagai media periklanan bergeser menjadi media untuk menunjukan status sosial dan pengungapan citra diri yang tidak dibutuhkan orang lain pada objek personal. Kata kunci: baliho, flexing, ekspresi, pribadi, media