Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Rebon Flosh Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat Pesisir di Desa Mentoso Sollaini; Mila Nur Aviah; Wardah Syukriya; Alfiatin Ni’mah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i6.5702

Abstract

Desa Mentoso, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban memiliki potensi hasil laut melimpah, khususnya udang rebon (Mysida) yang bernilai gizi tinggi. Namun, pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan mentah kepada pengepul sehingga masyarakat tidak memperoleh nilai tambah optimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat pesisir melalui pelatihan pembuatan rebon flosh (abon udang rebon) berbasis pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Pelatihan menyasar kelompok nelayan dan ibu rumah tangga usia produktif yang belum terlibat dalam kegiatan ekonomi, dengan tahapan inkulturasi, penemuan aset, perancangan, pelaksanaan, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengolahan, pengemasan, dan pemasaran digital produk rebon flosh. Program ini juga mendorong lahirnya unit usaha rumah tangga, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat identitas produk lokal. Keberlanjutan program didukung oleh peran kelembagaan desa seperti BUMDes, Karang Taruna, dan PKK melalui pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan kader pelatih sebaya. Inisiatif ini diharapkan menjadi model replikasi bagi desa pesisir lainnya yang memiliki potensi serupa, sehingga mampu mengentaskan kemiskinan, mengurangi ketimpangan pendapatan, dan mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Pelatihan Digital berbasis Videografi dan Fotografi untuk Pengembangan Potensi Wisata New Pantai Sumur Pawon Desa Mentoso Sollaini; Mila Nur Aviah; Fatimatuz Zahro’; Alfiatin Ni’mah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i6.5703

Abstract

Pelatihan digital berbasis videografi dan fotografi merupakan strategi penting untuk meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dalam memproduksi konten promosi wisata yang kreatif dan kompetitif di era digital. Penelitian ini mendeskripsikan proses pendampingan pembuatan konten digital dan dampaknya terhadap pengembangan potensi wisata New Pantai Sumur Pawon, Desa Mentoso, Kabupaten Tuban. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap peserta pelatihan, fasilitator, dan pengelola wisata. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, peserta belum menguasai teknik dasar fotografi dan videografi. Setelah pelatihan, keterampilan teknis dan kreatif meningkat, termasuk pengaturan pencahayaan, komposisi, pembuatan storyline, dan editing menggunakan aplikasi CapCut, Canva, serta Lightroom Mobile. Terbentuknya tim media Pokdarwis memastikan promosi digital berjalan berkelanjutan di berbagai platform. Dampak pelatihan meliputi peningkatan citra destinasi, jangkauan promosi, kunjungan wisatawan, dan ekonomi lokal.
Refleksi Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka: Adaptasi Dan Implementasi Untuk Penguatan Pendidikan Alfiatin Ni’mah; Mita Putri Laksono; Muhammad Amaruddin Asy Syarif; Safinayul A Yun; Siti Miftakhul Jannah; Tomy Afandi; Virnada Saniata Lailal Chusna; Wiwik Idayati
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis refleksi pembelajaran dalam implementasi Kurikulum Merdeka sebagai bentuk adaptasi dan penguatan pendidikan di Indonesia. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai literatur, seperti jurnal, buku, dokumen resmi, dan artikel terkait. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi konsep, pola, dan tantangan implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru dan sekolah dalam menyusun pembelajaran yang kontekstual sesuai kebutuhan siswa. Pendekatan berbasis proyek dan pembelajaran tematik menjadi inovasi utama dalam mendukung karakter dan kompetensi siswa sesuai profil Pelajar Pancasila. Refleksi pembelajaran juga menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas kurikulum, mendorong guru untuk terus mengevaluasi strategi pembelajaran. Namun, penerapan Kurikulum Merdeka menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pelatihan guru, keterbatasan infrastruktur, dan kesiapan daerah terpencil. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan fasilitas pendidikan, serta dukungan komunitas. Dengan pelaksanaan yang konsisten, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat menghasilkan generasi yang mandiri, kreatif, dan kompeten dalam menghadapi tantangan global