Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia 7-8 Tahun Goma Lewuk, Kornelina; Wolo, Hironimus Bao; Sare, Yeremias Mamu
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 15 No 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i4.3388

Abstract

Permainan tradisional egrang batok kelapa merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang memiliki nilai edukatif, khususnya dalam mengembangkan keterampilan motorik kasar anak. Permainan ini menuntut keseimbangan dan kontrol tubuh yang baik, sehingga diyakini dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan motorik kasar anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional egrang batok kelapa terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar anak usia 7–8 tahun di SDK Riangwulu. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimen, tipe one group pre-test and post-test design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SDK Riangwulu yang berjumlah 21 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan Balance Test, selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t hitung = 4,544 lebih besar dari t tabel = 2,085 dengan derajat kebebasan (df) = 20, serta nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang mengindikasikan bahwa permainan tradisional egrang batok kelapa berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar anak. Implikasi dari temuan ini bahwa permainan tradisional dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran dalam pendidikan jasmani yang menyenangkan sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, guru pendidikan dasar dapat menerapkan permainan tradisional dalam pembelajarannya.
Pengaruh Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia 7-8 Tahun Goma Lewuk, Kornelina; Wolo, Hironimus Bao; Sare, Yeremias Mamu
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i4.3388

Abstract

Permainan tradisional egrang batok kelapa merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang memiliki nilai edukatif, khususnya dalam mengembangkan keterampilan motorik kasar anak. Permainan ini menuntut keseimbangan dan kontrol tubuh yang baik, sehingga diyakini dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan motorik kasar anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional egrang batok kelapa terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar anak usia 7–8 tahun di SDK Riangwulu. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimen, tipe one group pre-test and post-test design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SDK Riangwulu yang berjumlah 21 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan Balance Test, selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t hitung = 4,544 lebih besar dari t tabel = 2,085 dengan derajat kebebasan (df) = 20, serta nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang mengindikasikan bahwa permainan tradisional egrang batok kelapa berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar anak. Implikasi dari temuan ini bahwa permainan tradisional dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran dalam pendidikan jasmani yang menyenangkan sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, guru pendidikan dasar dapat menerapkan permainan tradisional dalam pembelajarannya.
Sosialisasi CTPS dengan Metode Gerak dan Lagu untuk Meningkatkan PHBS Siswa SDK Lewotala Ruron, Antonius Harun; Aran, Kristoforus Ado; Sare, Yeremias Mamu
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sd5fd680

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), merupakan kebiasaan penting yang perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar untuk mencegah penyakit diare dan infeksi saluran pernapasan. Namun, masih banyak siswa yang belum mempraktikkan CTPS secara benar dan konsisten. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan CTPS pada siswa kelas III SDK Lewotala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Maret 2026 dengan melibatkan 15 siswa menggunakan metode sosialisasi dan praktik langsung melalui pendekatan gerak dan lagu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 87% siswa (13 dari 15) mampu menjawab pertanyaan pengetahuan tentang CTPS dengan benar, dan 73% siswa (11 dari 15) mampu mempraktikkan keenam langkah CTPS dengan urutan yang tepat, keduanya melampaui target ≥70% yang ditetapkan. Metode gerak dan lagu terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memudahkan siswa mengingat langkah-langkah CTPS. Disarankan agar sekolah menjadwalkan praktik cuci tangan rutin dan program serupa direplikasi di sekolah lain yang belum terjangkau program penyuluhan PHBS.