Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

User Experience Sistem Metaverse Tata Surya Berbasis Platform Spatial.io Menggunakan Metode UEQ Hidayati, Awanis; Nusantara, Novaria; Susanty, Arie; Wicaksono, Adjie
Jurasik (Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika) Vol 10, No 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/jurasik.v10i2.919

Abstract

The integration of Metaverse technology into vocational education introduces an immersive and contextual approach to learning. This study evaluates the quality of User Experience in a Solar System learning system developed on the Spatial.io platform, implemented for Grade XI students majoring in Computer and Network Engineering at SMK Immanuel Pontianak. The evaluation was conducted using the User Experience Questionnaire (UEQ), which assesses six core dimensions: Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, and Novelty. The analysis revealed positive scores across all dimensions, with the highest ratings in Stimulation (1.99) and Attractiveness (1.90), and the lowest in Dependability (1.23), which nonetheless remained within the favorable range. Reliability testing resulted in Cronbach’s Alpha values above 0.70 for all dimensions, indicating strong internal consistency and trustworthy measurements of User Experience. These findings suggest that the Spatial.io-based learning system is both adaptive and engaging as a digital learning medium. Future development opportunities include improving system precision and content novelty, as well as expanding implementation across different topics and educational levels. The results of this study are expected to contribute to the advancement of Metaverse-based learning systems within the field of Informatics, with a focus on user-centered design and experience.
A Look at Lecturer Experiences Designing Instruction for MOOCs Susanty, Arie; Sutisna, M. Ridwan; Pannen, Paulina; Hertono, Gatot Fatwanto; Riyanti, Rahayu Dwi; Febrianti, Rini
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.91272

Abstract

Ekosistem MOOCs di negara-negara Asia Tenggara ini bervariasi dalam hal konteks, tujuan, dan strategi, yang menghasilkan pendekatan beragam dalam mengimplementasikan MOOCs. Walaupun banyak pengembang kursus mengalami kesulitan dalam merancang kursus online dikarenakan kurangnya pengalaman mereka dalam pembelajaran online. Lebih jauh, standar yang tidak memadai untuk perancangan dan pengembangan instruksional, serta standar untuk platform pembelajaran, dapat menyebabkan kesulitan dalam memperoleh akreditasi dan pengakuan MOOCs angka kredit akademik. Format teks, visual, audio, dan multimedia sangat penting untuk menyampaikan informasi dalam MOOCs. Namun, format multimedia memenuhi berbagai gaya belajar, meningkatkan keterlibatan, dan sering dianggap sebagai format yang efektif untuk MOOCs. Kualitas asesmen sangat penting untuk efektivitas platform pembelajaran online ini. Pengembang kursus sering menggunakan alat yang ada di Learning Management System (LMS) untuk transfer data yang lancar, manajemen kursus yang lebih mudah, serta penghematan biaya. Meskipun alat asesmen berbayar juga  terkadang dipertimbangkan. Forum diskusi memungkinkan pelajar untuk berbagi, bertukar, dan menghadapi konten kursus, yang memungkinkan analisis pembelajaran. Media sosial dapat mendorong komunitas pembelajaran daring, tetapi efektivitasnya bergantung pada kursus, siswa, dan platform. Kuliah video sering digunakan sebagai penyampaian konten. Dengan demikian, untuk melibatkan audiens daring ini secara efektif, dosen harus menyesuaikan pendekatan pedagogis mereka agar selaras dengan prinsip-prinsip pendidikan digital, dengan penekanan khusus pada cara mereka menyajikan konten mereka. Kuliah harus terstruktur dengan cermat dengan mempertimbangkan sasaran peserta.