Tiara Timuriana
Universitas Pakuan

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS KOMPARASI KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR FARMASI Daffa Athallah; Tiara Timuriana; Haqi Fadillah
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8, No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34204/jiafe.v8i2.6147

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan perbedaan kinerja keuangan sebelum dan selama pandemi Covid-19 pada perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber datanya sekunder dengan metode penarikan sample menggunakan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu statistik deskriptif. Uji parametik yang digunakan adalah paired sample t test dan wilcoxon signed rank test. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan uji beda paired sample t test dan wilcoxon signed rank test. Hasilnya menunjukkan kinerja keuangan yang diukur menggunakan rasio keuangan yaitu rasio aktivitas, rasio profitabilitas, rasio solvabilitas, dan rasio likuiditas pada sebelum dan selama pandemi Covid-19 tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Dengan kata lain pandemi Covid-19 ini tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di BEI.ABSTRACTThis study aims to analyze and explain differences in financial performance before and during the Covid-19 pandemic in pharmaceutical sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The type of research used is descriptive research with case study method. The data source is secondary with the sampling method using purposive sampling. The analytical method used is descriptive statistics. The parametric test used is the paired sample t test and the Wilcoxon signed rank test. The results of the study using the paired sample t test and the Wilcoxon signed rank test. The result showed that financial performance measured using financial ratios, namely activity ratios, profitability ratios, solvency ratios, and liquidity ratios before and during the Covid-19 pandemic, there were no significant differences. In other words, the Covid-19 pandemic has no effect on the financial performance of pharmaceutical sub-sector companies listed on the IDX.
PARTNERSHIP-BASED BUSINESS RESILIENCE MODEL FOR VILLAGE-OWNED ENTERPRISES (BUMDES) Hamzah Hamzah; Bayu Dwi Prasetyo; Angka Priatna; Tiara Timuriana
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 11, No 1 (2025): Vol 11, No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v11i1.10866

Abstract

ABSTRACTThis study analyzes the optimal institutional model for supporting BUMDes business development in several sectors. This study uses the Multiple-Criteria Decision-Making (MCDM) approach with Interpretative Structural Modeling (ISM) as an analysis tool. Data was collected through interviews and focus group discussions with experts and stakeholders involved in BUMDes development. The study results indicate that the Village Government and Supervisors are the main driving factors in forming the BUMDes business ecosystem. BUMDes is the leading implementer of village businesses and is supported by various stakeholders. This partnership-based business resilience model emphasizes synchronization between the Village Head and BUMDes and the independence of BUMDes within the appropriate regulatory framework. Managerial implications include increasing BUMDe's professionalism, independence, strategic partnerships, and long-term planning. This study contributes to the BUMDes development literature by offering a holistic approach to analyzing the optimal institutional model in supporting BUMDes business growth.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kelembagaan yang optimal dalam mendukung pengembangan bisnis BUMDes di beberapa sektor. Penelitian ini menggunakan pendekatan Multiple-Criteria Decision-Making (MCDM) dengan Interpretative Structural Modeling (ISM) sebagai alat analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan focus group discussion dengan para ahli dan stakeholder yang terlibat dalam pengembangan BUMDes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa dan Pengawas merupakan faktor pendorong utama dalam membentuk ekosistem bisnis BUMDes. BUMDes berperan sebagai pelaksana utama usaha desa, didukung oleh berbagai pemangku kepentingan. Model ketahanan bisnis berbasis kemitraan ini menekankan sinkronisasi antara Kepala Desa dan BUMDes, serta kemandirian BUMDes dalam kerangka regulasi yang tepat. Implikasi manajerial meliputi peningkatan profesionalisme BUMDes, kemandirian, kemitraan strategis, dan perencanaan jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pengembangan BUMDes dengan menawarkan pendekatan holistik untuk menganalisis model kelembagaan yang optimal dalam mendukung pertumbuhan bisnis BUMDes.
KEMAMPUAN BERKOMITMEN PARA PELAKU UMKM DALAM PENGEMBALIAN MODAL PINJAMAN/KREDIT SEBAGAI LANDASAN PRINSIP KEPERCAYAAN (Kondisi UMKM di Kecamatan Bogor Selatan) Jaenudin jaenudin; Lia Dahlia Iryani; Tiara Timuriana; Dessy Herlisnawati
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2009): Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v1i1.692

Abstract

AbstrakPara pengusaha yang dapat bertahan pada masa krisisekonomi, kebanyakan berasal dari usaha yang berskala kecil danmenengah, dikarenakan sebagian besar tidak berhubungandengan perbankan yang pada saat itu tengah dilanda krisis.Namun seiring membaiknya kondisi perekonomian, para pelakuUMKM perlu memiliki akses perbankan terutama untukmeningkatkan produktivitas dan kemampuan berwirausahanya.Penelitian ini dimaksudkan untuk menggali potensi parapelaku UMKM di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, khususnyayang menyangkut komitmen dengan pihak pemberi kredit agarmemperoleh kemudahan dalam bantuan kredit dari perbankan.Penelitian ini membatasi permasalahan pada: berapa dandarimana modal awal para pelaku UMKM; bagaimanapengelolaan modal pinjaman yang dilakukan para pelakuUMKM; dan bagaimana kemampuan para pelaku UMKMberkomitmen untuk memenuhi syarat kredit dari perbankan.Berdasarkan hasil penelitian, bahwasanya jenis modalpada saat pendirian dominan diperoleh melalui modal sendirisebanyak 86,25%, sedangkan yang menggunakan fasilitas modalpinjaman hanya 4,375% dari para pelaku UMKM. AdapulaUMKM yang menggunakan modal campuran yaitu modal sendiriditambah dengan modal pinjaman sebanyak 8,75%; dan terlihathanya 8% pelaku UMKM yang terlibat dengan pihak bank,sedangkan 92% lainnya belum pernah melakukan peminjamandengan pihak bank; Sedangkan untuk besarnya pencapaian labaoperasional sebanyak 79% para pelaku UMKM mendapatkankeuntungan pada kisaran Rp1.000.000 sampai denganRp10.000.000. Hal tersebut merupakan cerminan kemampuanpara pelaku UMKM untuk dapat memiliki akses perbankan.Dimana kemampuannya dalam mengembalikan pinjaman dapatdilakukan sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan.Kata Kunci : Modal Awal, Modal Sendiri, Modal Pinjaman sertaLaba Operasional.
PENGARUH INFORMASI ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT ASTRA AGRO LESTARI T BK DI BURSA EFEK INDONESIA Tiara Timuriana; Ardi Nurdiana
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 2 (2014): Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v6i2.469

Abstract

AbstrakKandungan informasi arus kas mampu menyajikan informasi utama dalam mengevaluasi harga pasar surat-surat berharga, terutama harga saham. Adanya respon pasar informasi arus kas terhadap perubahan harga saham yang secara jelas dipengaruhi oleh informasi arus kas, dengan adanya informasi arus kas historis maka perusahaan akan mampu meramalkan jumlah kas yang mungkin didistribusikan pada waktu yang akan datang baik dalam bentuk dividen, bunga maupun pembayaran kembali pokok, dengan kata lain informasi arus kas masa lalu dan sekarang mampu memprediksi arus kas dimasa yang akan datang dan mengevaluasi hubungan antara aktivitas operasi (AKO), aktivitas investasi (AKI), aktivitas pendanaan (AKP), dan total arus kas (TAK).Meneliti informasi arus kas yang dihasilkan oleh PT Astra Agro Lestari Tbk terhadap perubahan harga saham di Bursa Efek Indonesia, untuk mengetahui perkembangan arus kas dan kinerja saham serta pengaruhnya terhadap perubahan harga saham PT Astra Agro Lestari Tbk Periode 2007-2012. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif (kuantitatif), yaitu penelitian yang bertujuan untuk mencari hubungan-hubungan baru, khususnya dalam menjelaskan pengaruh informasi arus kas terhadap harga saham maka teknik penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif (statistik).Hasil dari penelitian ini bahwa arus kas dari aktivitas operasi (AKO), aktivitas investasi (AKI), aktivitas pendanaan (AKP), dan total arus kas (TAK). Masing-masing aktivitas mempunyai pengaruh terhadap perubahan harga saham. Hasil dari uji statistik SPSS 20 dapat diketahui AKO mempunyai pengaruh sebesar 0,019 (0,05), AKI perusahaan sebesar 0,029 (0,05), AKP perusahaan sebesar 0,023 (0,05), TAK perusahaan sebesar 0,026 (0,05). Kata Kunci: Arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, total arus kas dan harga saham
PE NGARUH P ENGENDALIAN PIUTANG USAHA DALAM M EMINIMALKAN PIUTA NG TAK TERTAGIH PADA PT GAYA SASTRA INDAH tiara Timuriana; risti eni nasution
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 1 (2014): Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v6i1.479

Abstract

ABSTRAKPT Gaya Sastra Indah yang dalam kegiatan usahanya melakukan penjualan secara tunaidan secara kredit, namun pada umumnya penjualan yang dilakukansecara kredit lebih seringdigunakan karena dapat meningkatkan volume penjualan. Namun, penjualan kreditmenyebabkan timbulnya suatu tagihan berupa piutang usaha.PT Gaya Sastra Indah berlokasi di Jl. Pulo Gadung II E/3 Jakarta. Maksud dan tujuandari penelitian ini adalah: (a)untukmengetahui penerapan pengendalianpiutang usaha; (b)untuk mengetahui upaya yang dilakukan manajemen dalam meminimal piutang tak tertagih;dan (c) untuk mengetahui pengaruh pengendalianpiutang usaha dalam meminimalkanpiutang tak tertagih. Indentifikasi masalah dalam penelitian ini adalah: (a) bagaimanapenerapan pengendalian piutang usaha; (b) bagaimana upaya untuk meminimalkan piutangtak tertagih; dan (c)bagaimana pengaruh pengendalianpiutang usaha dalam meminimalpiutang taktertagih.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan naiknya persentasepiutang yang lewat jatuh tempo dari tahun ke tahun, semakin lambatnya perputaran piutang,dan semakin lamanya periode rata-rata pengumpulan piutang, maka penulis menyimpulkanbahwa pengendalian terhadap piutang belum efektif.Kata kunci:PengendalianPiutang, Piutang Tak tertagih, Pemberian Kredit,Penagihan,Kebijakan Pengumpulan Piutang
PERANAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP EFEKTIVITAS PENGADAAN BARANG PADA BALAI BESAR PASCAPANEN BOGOR Tiara Timuriana; Hendrian Octaviandi
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 5, No 1 (2013): Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v5i1.724

Abstract

ABSTRAKPengadaan barang adalah salah satu cara organisasi pemerintah untk memenuhikebutuhan sarana dan prasarana yang dapat mendukung kegiatan operasi organisasipemerintah. Balai Besar Pascapanen sebagai salah satu organisasi pemerintah dibawahKementrian Pertaniaan terus berupaya meningkatakan kualitas pelayanan public denganmeningkan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan operasi organisasi melaluikegiatan pengadaan barang.Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif terhadap kuesionerpengendalian internal pengadaan barang yang mengacu pada kerangka kerja COSO padakomponen-komponen struktur pengendalian internal. Simpulannya bahwa kegiatanpengadaan barang di Balai Besar Pascapanen tidak dilakukan berdasarkan kebutuhan akanbarang terutama dalam pengaadan peraltan laboratorium, struktur pengendalian internal yangkurang memadai karena kompenen-komponennya masih banyak memiliki kelemahan dansistem pegendalian internal yang belum bisa mendorong terjadinya efektivitas pada kegiatanpengadaan di Balai Besar Pascapanen Bogor.Kata kunci : lingkungan pengendalian, penaksiran resiko, ativita pengendalian, informasi dankomunikasi, pemantauan.
PERANAN AUDIT OPERASIONAL DALAM RANGKA EFEKTIVITAS PENGENDALIAN BIAYA OPERASIONAL PADA BPR BANK PASAR KOTA BOGOR Tiara Timuriana; Ani Ganitasari
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 5, No 2 (2013): Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v5i2.574

Abstract

ABSTRAKDalam melaksanakan kegiatan operasionalnya bank membutuhkan biaya operasional. Biaya operasional dibutuhkan untuk mendukung kegiatan operasional yang meliputi pengadaan sarana dan prasarana, peningkatan Sumber daya Manusia, penghimpunan dan penyaluran dana. Untuk mencegah penyalahgunaan biaya dan meminimalisasi ketidakefektivan, maka dibutuhkan peranan audit operasional. PD BPR Bank Pasar Kota bogor merupakan salah satu Badan Usaha Milik Pemerintah Daerah Kota Bogor yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa perbankan, baik beupa simpanan yang berbentuk tabungan atau deposito maupun pinjaman uang yang diperuntukan bagi masyarakat pedagang kecil dalam rangka pengembangan usahanya maupun kepada Pegawai Negeri Sipil, Pensiunan, Pegawai Swasta di wilayah Kota Bogor. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui pengelolaan dan pengendalian biaya operasional, mengetahui pelaksanaan audit operasional, dan mengetahui peranan audit operasional dalam rangka efektivitas pengendalian biaya operasional di PD BPR Bank Pasar Kota Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan metode uji kualitatif terhadap kuesioner peranan audit operasional yang mengacu pada tahapan audit operasional. Hasil pengujian menunjukkan pelaksanaan audit operasional dinilai sesuai dengan tahapan pelaksanaan, peranan audit operasional kurang berperan secara maksimal, sedangkan pengelolaan dan pengendalian biaya operasional belum maksimal karena adanya realisasi yang masih lebih besar dari anggarannya.Kata kunci: Audit pendahuluan atas biaya operasional, Revieuw dan pengujian pengendalian manajemen operasional, Audit terinci atas biaya operasional, Pelaporan, Tindak lanjut, Pemisahan Tugas, Pengendalian Fisik, Respon terhadap kinerja.