Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CLUSTERING ANALYSIS FOR GROUPING SUB-DISTRICTS IN BOJONEGORO DISTRICT WITH THE K-MEANS METHOD WITH A VARIETY OF APPROACHES Nurdiansyah, Denny; Ma'ady, Mochamad Nizar Palefi; Sukmawaty, Yuana; Utomo, Muchammad Chandra Cahyo; Mutiani, Tia
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 18 No 2 (2024): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol18iss2pp1095-1104

Abstract

Population data is an important piece of information that is useful for regional planning and development. Insight into the state of an area is more straightforward to observe if there are grouped sub-districts. In this case, data mining techniques can identify patterns and relationships in population data. The K-Means algorithm is a clustering technique that divides data into groups or clusters based on similar characteristics. This research aims to apply the K-Means method with various approaches to clustering sub-districts in the Bojonegoro district according to population data. The research method used is a quantitative method with an exploratory study in the application of the K-Means method with a variety of approaches, namely the use of the Kernel K-Means method by utilizing the mapping function to map data to a higher dimension before the clustering process. In addition, the Fast K-Means method is used, which reduces the model training time to improve the cluster-centered recalibration problem as the amount of data increases. The data source used in this research is secondary population data in the form of birth, death, migrant, and moving variables obtained from the Satu Data Bojonegoro website developed by the Bojonegoro Regency Government. It is found that the best K-Means approach is the Kernel K-Means method with a number of clusters of 5. The performance of the cluster method is evaluated by measuring the average distance within the cluster. The data coordinate pattern in the Kernel K-means method clustering shows a smooth initial trend when the value of the number of clusters is 5 so that the clusters formed are obtained clearly. The conclusion from this study's results is that the K-Means method's best approach in grouping sub-districts in Bojonegoro district is the Kernel K-Means approach.
Pelatihan Pengolahan dan Analisis Usaha Mangga Kering (Dried Mango) di Desa Sumberagung Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora Saputri, Romadhiyana Kisno; Rachmawati, Ulvina; Ningrum, Ifa Khoiria; Sari, Novi Arum; Mutiani, Tia
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i1.1337

Abstract

Kemiskinan memiliki kecenderungan untuk menyebabkan ketidakcukupan konsumsi gizi yang berhubungan dengan tingginya kejadian stunting balita serta dapat menyebabkan gangguan mental seperti depresi dan gangguan kepribadian. Salah satu upaya untuk mencegah kemiskinan dan meningkatkan ekonomi dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan pemanfaatan sumber daya lokal. Di Desa Sumberagung salah satu sumberdaya yang dapat dimanfaatkan adalah buah mangga. Olahan mangga yang mudah dibuat dan murah bahan bakunya adalah mangga kering (dried mango). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pelatihan pembuatan mangga kering (dried mango) dan melakukan analisis usaha produk mangga kering (dried mango). Kegiatan dilakukan menggunakan metode ceramah dan praktik langsung atau demonstrasi dengan sasaran 30 ibu-ibu PKK. Pengetahuan pembuatan mangga kering (dried mango) meningkat 100%, keterampilan pembuatan mangga kering (dried mango) meningkat 83,3%.  Analisis usaha produk mangga kering (dried mango) menunjukkan BC Ratio 3,33 yang berarti usaha dapat dijalankan dengan layak. Kegiatan pelatihan pembuatan mangga kering (dried mango) di Desa Sumberagung Kecamatan Banjarrejo Kabupaten Blora berjalan dengan lancar serta menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan sasaran dalam pembuatan mangga kering (dried mango) serta tentang analisis usaha produk mangga kering (dried mango).