Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi Pada Pasien Paliatif: Literature Review Lestari, Hayatus Sa'adah Ayu; Rahimi, Fitrian; Rifdah, Karina Nor Izati; Darmayanti , Syifa; Zahra, Fatimah Az; Anggraini, Wahyu Novita; Fibrianti, Rieska; Lestari , Dwi; Within, Eva Anastasia; Wenda, Toni; Pashar, Imran
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah pasien paliatif menuntut komunikasi yang lebih efektif. Komunikasi menjadi kunci dalam mendukung kualitas hidup pasien. Artikel ini bertujuan untuk menelaah strategi komunikasi melalui literature review. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review menggunakan pencarian literatur melalui Scopus, PubMed dan Science Direct. Pencarian artikel mempergunakan kata kunci ("communication" OR "dialogue" OR "interaction" OR "discourse") AND ("palliative care" OR "end-of-life care" OR "hospice care" OR "supportive care") AND ("strategies" OR "approaches" OR "methods" OR "techniques"). Kriteria inklusi yang menjadi bahan literature review ini, yaitu: (1) Artikel dengan tahun terbit 2020-2025, (2) Original Artikel, (3) Tersedia full text (4) Artikel berbahasa Inggris (5) Studi Kuantitatif. Tinjauan pustaka ini dilakukan sesuai dengan pedoman PRISMA. Penelusuran literatur menghasilkan 10 artikel yang sesuai untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil sintesa didapatkan bahwa strategi komunikasi yang dapat pada pasien paliatif adalah komunikasi yang berpusat pada pasien, empati dan dukungan emosional, komunikasi kesehatan digital, melibatkan keluarga, dan strategi komunikasi verbal dan non-verbal. Strategi komunikasi tersebut dapat diimplementasikan dalam perawatan paliatif.
Gerakan Desa Siaga Sehat Jiwa: Menguatkan Mental dan Membangun Masyarakat Sejahtera Rahmah, Mutia; Islamiyah, Tsuwaibatul; Febriana, Annisa; Rahimi, Fitrian; Permana, M. Rizky; Isga, Ghissela Adelia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7996

Abstract

Kesehatan jiwa merupakan pilar fundamental dari kesehatan holistik dan kesejahteraan sosial, serta diakui sebagai hak asasi manusia universal.  Kesenjangan pengobatan (treatment gap) yaitu sebagian besar individu yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa tidak mendapatkannya secara memadai. Tujuan kegiatan adalah untuk mengukur efektivitas intervensi edukasi dalam meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat mengenai konsep dasar kesehatan mental, tanda dan gejala gangguan jiwa, serta mekanisme rujukan yang tepat. Masalah yang ditemukan adalah saat ini belum ada kader kesehatan jiwa di Desa Keliling Benteng Ulu. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan sosialisasi dan penyuluhan kepada 26 orang peserta di Desa Keliling Benteng Ulu. Pengukuran pengetahuan sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) penyuluhan menggunakan instrumen berupa kuesioner yang disusun berdasarkan materi yang disampaikan pada kegiatan sosialisasi dan penyuluhan. Hasil analisis statistik menunjukkan sebanyak 10 orang mengalami peningkatan skor pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan. Nilai p-value yaitu .004 (p-value < .005) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna sebelum dan setelah penyuluhan. Program "Desa Siaga Sehat Jiwa" efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat desa mengenai kesehatan mental, pencegahan, dan rujukan. Peningkatan pengetahuan ini adalah fondasi penting dalam membangun komunitas yang suportif, mengurangi stigma, dan memperkuat sistem kesehatan jiwa di tingkat primer.