Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI ISOMETRIK HANDGRIP UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACCINI SAWAH Endang Kurniati; Brajakson Siokal; Rahmawati Ramli; Suci Hardiyanti Suharto Putri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi terjadi akibat peningkatan tekanan darah terlalu tinggi, yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah (vasokontriksi) maupun kekakuan pembuluh darah. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan pecahnya pembuluh darah ke otak sehingga bisa menyebabkan stroke bahkan kematian. Penanganan secara non farmakologi dapat menjadi alternatif penatalaksanaan pada pasien hipertensi, salah satunya adalah dengan pemberian terapi Isometric Handgrip dalam menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan dengan pemberian terapi Isometrik Handgrip dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan observasi. Populasi dan sampel pada penelitian ini dilakukan pada 1 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilakukan pemberian terapi Isometrik Handgrip selama 3 hari berturut-turut pada pasien hipertensi didapatkan adanya penurunan tekanan darah yaitu dari 160/90 mmHg menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terapi Isometrik Handgrip efektif dalam menurunkan tekanan darah.
Penerapan Relaksasi Benson Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Pasien Pre Op Appendectomy Di Ruang Bedah RSUP Tadjuddin Chalid Ade Fitriasaputri; Suhermi; Suci Hardiyanti Suharto Putri; Nurwahidah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3082

Abstract

Apendisitis merupakan peradangan yang terjadi pada lapisan mukosa dari apendiks vermiformis yang kemudian dapat menyebar ke bagian lainnya dari apendiks. Salah satu penanganan apendisitis adalah melakukan tindakan bedah yang disebut appendectomy. Tetapi pada penderita apendisitis pre appendectomy akan terus mengalami nyeri perut yang hilang timbul maka perlu adanya penanganan yaitu relaksasi benson dalam menurunkan intensitas nyeri. Relaksasi benson ini merupakan terapi relaksasi napas dalam yang digabungkan dengan melibatkan keyakinan yang dianut pasien. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian relaksasi benson dalam menurunkan intensitas nyeri pre op appendectomy di ruang bedah RSUP Tadjuddin Chalid. Desain penelitian menggunakan studi kasus yang menjelajahi suatu masalah atau temuan yang terperinci. Studi ini dilakukan pada 1 pasien yaitu Tn. B dengan masalah keperawatan nyeri akut pre op appendectomy. Adapun hasil setelah diberikan asuhan keperawatan dengan intervensi pemberian relaksasi benson selama 1 x 30 menit dengan assessment nyeri akut teratasi karena setelah pemberian relaksasi benson nyeri menurun dari skala nyeri 5 NRS menjadi skala nyeri 3 NRS. Adapun diagnosa keperawatan lainnya yang ditemukan yaitu resiko pendarahan dan resiko infeksi. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemberian relaksasi benson efektif mampu menurunkan intensitas nyeri pre op appendectomy .