Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KOMUNIKASI BISNIS SYARIAH DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN KONSUMEN PADA PRODUK HALAL GLOBAL Nura Nurobiah Adawiyah; Hany Qotrunnada
Gunung Djati Conference Series Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran strategis komunikasi bisnis syariah dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk halal di pasar global. Komunikasi yang berbasis pada nilai-nilai Islam seperti ṣidq (kejujuran), bayān (keterbukaan), dan amanah terbukti mampu membentuk citra positif, loyalitas merek, dan memperkuat hubungan emosional antara konsumen dan perusahaan. Studi kasus pada merek-merek global seperti Wardah Cosmetics, Nestlé Halal, dan The Halal Guys menunjukkan bagaimana pendekatan komunikasi syariah tidak hanya relevan di kalangan konsumen Muslim, tetapi juga diterima oleh konsumen non-Muslim melalui penyampaian pesan-pesan yang etis dan inklusif. Media sosial berperan penting sebagai saluran komunikasi interaktif yang efektif dalam menyampaikan narasi kehalalan, nilai keberkahan, dan etika bisnis Islam. Namun, tantangan seperti perbedaan standar sertifikasi halal dan kepekaan budaya antarnegara menjadi perhatian penting dalam mengembangkan strategi komunikasi lintas budaya. Dengan pendekatan komunikasi syariah yang konsisten, adaptif, dan berbasis nilai, perusahaan halal dapat membangun kepercayaan konsumen secara berkelanjutan dan berdaya saing global.
Pengembangan Produk Filantropi Syariah Sebagai Instrumen Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) : Perspektif Maqashid Syariah Nabilah Fitriyani; Siti Sarah; Ghilman Azkiyya; Hany Qotrunnada
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.819

Abstract

Filantropi Islam yang diwujudkan melalui instrumen ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), memiliki potensi signifikan sebagai sumber pendanaan unik untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Potensi ini terbukti dari penghimpunan dana ZISWAF di Indonesia yang mencapai Rp 21,3 triliun pada tahun 2022. Jurnal ini bertujuan menganalisis sinkronisasi filosofis antara Maqashid Syariah dan agenda SDGs, serta mengevaluasi transformasi ZISWAF, khususnya melalui inovasi produk seperti Zakat Produktif dan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Maqashid Syariah menyediakan justifikasi normatif bagi pembangunan berkelanjutan, di mana pemeliharaan lima pilar (termasuk Hifdzu al-Bi’ah) adalah manifestasi universal dari mashlahah ammah. Inovasi produk telah mentransformasi ZISWAF dari instrumen karitatif menjadi instrumen strategis untuk pendanaan proyek high-capital SDGs. Untuk mengoptimalkan peran ini, diperlukan penguatan regulasi, akselerasi Filantropi Digital 5.0, dan adopsi kerangka pengukuran ganda (MSI-SROI) untuk menjamin akuntabilitas teologis dan dampak sosial.