Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan model buku saku penataan budaya sekolah berbasis profil pelajar pancasila Listari, Icha Dwi; Sukriono, Didik; Suhartono, Edy
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202523605

Abstract

Bullying, physical violence, unfriendliness, and a lack of empathy or sympathy have contributed to a moral crisis in this country, especially among children in school environments. The Pancasila Student Profile is the abilities, character, and competencies that Indonesian students must possess in the 21st century to strengthen their character with six elements that must be applied in daily life.  The purpose of this article is to produce a book on school culture development based on the Pancasila Student Profile. Based on the author's background and objectives, the research method used in this study is the ADDIE development model, which consists of five phases: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research tools used include media, language, and expert student assessment sheets. The results of the pocket book development research on media experts obtained a percentage of 83% with a category of sufficiently valid. Language experts obtained a percentage of 82.69%, which was deemed sufficiently valid. The results of the small-group trial obtained a percentage of 76%, while the results of the large-group trial obtained a percentage of 92% with a category of highly valid and applicable to 10th-grade students at Muhammadiyah 10 High School in Surabaya.
Project-Based Learning Berbasis Digital dalam Pembelajaran PPKn di SMA untuk Menguatkan Literasi Kewarganegaraan: Studi Literatur Thohir, Moh; Listari, Icha Dwi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2546-2553

Abstract

Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas, khususnya dalam penguatan literasi kewarganegaraan siswa. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum optimalnya integrasi metode pembelajaran yang mampu mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan praktik kewarganegaraan digital siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Project-Based Learning berbasis digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta kontribusinya terhadap penguatan literasi kewarganegaraan siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis artikel jurnal nasional dan internasional yang terbit dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Project-Based Learning berbasis digital berkontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan kewarganegaraan, keterampilan berpikir kritis dan partisipatif, serta sikap etis dan bertanggung jawab dalam ruang digital. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Project-Based Learning berbasis digital relevan diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas sebagai upaya strategis untuk memperkuat literasi kewarganegaraan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila di era digital.
Pengaruh Kearifan Lokal terhadap Adaptasi Gaya Belajar Mahasiswa dalam Meningkatkan Literasi Kewarganegaraan di Era Digital Suhartono, Suhartono; Qomaru Zaman, Akhamd; Listari, Icha Dwi; Pebri Setiani, Puspita
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.43-49

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di era digital, khususnya rendahnya literasi kewarganegaraan mahasiswa akibat maraknya informasi tidak akurat dan lemahnya internalisasi nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kearifan lokal terhadap adaptasi gaya belajar mahasiswa serta kontribusinya dalam meningkatkan literasi kewarganegaraan digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan subjek 28 mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang memiliki latar belakang budaya beragam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, angket berbasis teori gaya belajar VARK, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berpengaruh kuat terhadap adaptasi gaya belajar mahasiswa, terutama dalam aspek kedisiplinan, kerja sama, etika digital, dan motivasi belajar. Adaptasi gaya belajar berbasis visual, auditori, membaca/menulis, dan kinestetik berkontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi kewarganegaraan digital, khususnya kemampuan menyaring informasi, memahami hak dan kewajiban digital, serta menerapkan etika komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran mampu memperkuat literasi kewarganegaraan digital mahasiswa secara kontekstual dan berkelanjutan