Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI AJARAN TRI-NGA (NGERTI, NGRASA, NGALOKI) TERHADAP PEMANDU WISATA Putra Hanifan Graha; Fanji Lesmana; Silvia Septiyani Koswara; , Indah Kesuma Wardani Gafar
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan konsep Tri Nga Jawa (Ngerti, Ngrasa, Nglakoni) dalam kompetensi pemandu wisata melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh pemandu wisata pada April-Juni 2025. Konsep Tri Nga yang terdiri dari ngerti (mengetahui), ngrasa (memahami), dan nglakoni (melakukan) digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahami dimensi kompetensi pemandu wisata profesional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi "ngerti" mencakup penguasaan pengetahuan komprehensif meliputi latar belakang wisatawan, kemampuan komunikasi efektif, etika profesional, pengetahuan medan perjalanan, kemampuan melaksanakan itinerary, dan wawasan pariwisata lokal-global. Dimensi "ngrasa" menekankan pemahaman mendalam terhadap budaya internasional, kemampuan persuasif dalam menegakkan aturan lokal, sensitivitas budaya, dan peran sebagai mediator budaya dan agen konservasi. Dimensi "nglakoni" memanifestasikan pengetahuan dan pemahaman melalui tindakan profesional yang mencakup tiga fungsi utama: mengorganisir kegiatan perjalanan, mengarahkan wisatawan ke destinasi, dan menyampaikan informasi relevan. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa kompetensi pemandu wisata bersifat multidimensional dan holistik, mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Konsep Tri Nga terbukti relevan sebagai kerangka pengembangan kompetensi pemandu wisata yang tidak hanya menekankan penguasaan pengetahuan teknis, tetapi juga pemahaman kontekstual dan kemampuan implementasi praktis. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model kompetensi pemandu wisata berbasis kearifan lokal yang dapat diadaptasi dalam konteks pariwisata berkelanjutan dan global.
DEVELOPMENT STRATEGY FOR SATE MARANGGI GASTRONOMY TOURISM IN PURWAKARTA REGENCY Putra Hanifan Graha; Fanji Lesmana; Silvia Septiyani Koswara; Indah Kesuma Wardani Gafar
Journal Hotspot Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Politeknik Pariwisata Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastronomy tourism is a sector with significant potential for enhancing tourist attraction and empowering the local economy. Sate Maranggi, a distinctive culinary dish from Purwakarta Regency, possesses unique cultural value and taste, making it a potential icon for gastronomy tourism. This research aims to examine the development strategy for Sate Maranggi gastronomy tourism, focusing on aspects of product quality, business actor empowerment, promotion, and multi-stakeholder collaboration. The research method uses a qualitative approach with data collection through in-depth interviews, field observations, and documentary studies. The research results indicate that the development of Sate Maranggi culinary tourism requires synergy between improving product quality, human resource training, digital marketing innovation, and support from government policies. This study concludes that an integrated strategy can enhance the competitiveness and sustainability of Sate Maranggi gastronomy tourism in Purwakarta.
PENGUATAN POKDARWIS BERBASIS COMMUNITY-BASED TOURISM SEBAGAI FONDASI SOSIAL PRENEURSHIP DI DESA CAMPAKASARI Endang Ahmad; Silvia Septiyani Koswara; Putra Hanifan Graha; Fanji Lesmana; Indah Kesuma Wardani Gafar; Putri, Deliska Marta Manggala
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Campakasari Kabupaten Purwakarta memiliki potensi wisata alam Situ Cigangsa yang belum dikelola secara optimal akibat belum terbentuknya kelembagaan pariwisata, rendahnya kesadaran sadar wisata masyarakat, serta belum terintegrasinya pengembangan destinasi dengan pendekatan sosial preneurship. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membentuk dan memperkuat Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) melalui pendekatan community-based tourism (CBT) yang partisipatif dengan melibatkan Ibu PKK dan pemuda desa sebagai motor penggerak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi reflektif, dengan analisis data menggunakan teknik reduksi dan interpretasi tematik. Kegiatan ini melibatkan 20 peserta yang terdiri atas anggota PKK dan pemuda desa. Hasil program menunjukkan terbentuknya struktur organisasi POKDARWIS yang representatif, meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap potensi wisata desa, serta munculnya komitmen kelembagaan dalam pengelolaan destinasi secara berkelanjutan. Integrasi CBT dan konsep sosial preneurship menjadi fondasi strategis dalam membangun tata kelola lokal yang partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan.