Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analysis Of The Effect Of Digital Marketing In Increasing Public Interest In The Urology Polyclinic Of Al-Muchtar Islamic Hospital, Karawang Putra, Ade; Garnida, Aliefety Putu; Santosa, Yaya Aria; Saratiana, Rasyiqah; Agustin, Dinni
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 2 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i2.6869

Abstract

Background: Al-Muchtar Islamic Hospital Karawang faces challenges in increasing public interest in its urology clinic, which recently reopened after a temporary closure. Amid intense competition, high service quality demands, and technological advancements, digital marketing becomes a crucial strategy to restore public trust, boost visits, and ensure the sustainability of quality urology services. Method: This quantitative study uses a cross-sectional approach, analyzed with simple logistic regression for bivariate and multiple logistic regression for multivariate analysis. Data were collected through written questionnaires and literature studies during December 2024–January 2025, with a sample of 90 respondents. Results: There is a significant influence of gender on interest in the urology clinic (p-value = 0.017), content (p-value = 0.032), accessibility (p-value = 0.016), and customer engagement (p-value = 0.033) at Al-Muchtar Islamic Hospital Karawang. Gender has a minor influence on interest in the urology clinic (OR: 0.227; 95% CI: 0.067–0.766). Content (OR: 12.726; 95% CI: 1.239–130.701) and accessibility (OR: 8.772; 95% CI: 1.487–51.752) significantly increase interest, while customer engagement (OR: 0.019; 95% CI: 0.001–0.729) has a smaller influence. Conclusion and Sugestion: Gender, content, accessibility, and customer engagement significantly influence interest in the urology clinic at Al-Muchtar Islamic Hospital Karawang, with content and accessibility being the primary factors. Improving digital marketing requires strengthening teams, training, providing necessary tools, ensuring accessibility, implementing follower growth strategies, and coordinated promotion efforts. Keywords : Digital Marketing, Interest
Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Simrs) Mengunakan Metode Hot Fit (Human, Organization, And Technology Fit) Di Unit Penunjang Medis Rsia Kemang Medical Care Yuliyani, Ida; Santosa, Yaya Aria; Nugroho, Dedy
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v15i3.6693

Abstract

ABSTRAK Evaluasi secara berkala serta penguatan pelatihan dan infrastruktur sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi SIMRS. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi SIMRS serta mengidentifikasi kendala dalam penggunaannya, khususnya dari aspek manusia, organisasi, dan teknologi. Manfaat penelitian ini adalah memberikan rekomendasi untuk perbaikan implementasi SIMRS guna meningkatkan efisiensi operasional dan mutu layanan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode HOT Fit dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terhadap pengguna SIMRS di Unit Penunjang Medis. Analisis dilakukan dengan teknik statistik dan triangulasi data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMRS di RSIA Kemang Medical Care memiliki dampak positif terhadap efisiensi layanan, namun masih terdapat beberapa kendala, seperti kurangnya pelatihan pengguna, masalah teknis dalam sistem, serta keterbatasan sumber daya organisasi. Faktor teknologi, terutama kualitas sistem dan layanan, memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Studi ini menekankan pentingnya keseimbangan antara faktor manusia, organisasi, dan teknologi dalam penerapan SIMRS agar dapat meningkatkan efektivitas layanan rumah sakit. Kata Kunci: SIMRS, Evaluasi SIMRS, Metode HOT Fit.
Analisa Klaim Pending Bpjs Kesehatan Tahun 2024 Di RS Khusus Bedah Rawamangun Dwiyono, Arif; Santosa, Yaya Aria; Nugroho3, Dedy
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v15i3.6967

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan klaim yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Karena jumlah klaim pending terus meningkat, perlu diidentifikasi tentang penyebab klaim pending dan rekomendasi untuk perbaikannya. Selama periode Agustus hingga Desember 2024, penelitian ini menyelidiki penyebab klaim pending BPJS Kesehatan di RS Khusus Bedah Rawamangun. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Informan penelitian terdiri dari 11 orang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan terkait pengelolaan klaim BPJS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor input yang mempengaruhi klaim pending, yaitu: Man (sumber daya manusia), Money (dana), Method (metode), Material (material), dan Machine (mesin). Faktor Man menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja yang terbatas dan kurangnya pelatihan khusus bagi petugas koder menyebabkan kesalahan dalam pengisian berkas klaim. Faktor Method mengindikasikan bahwa prosedur dan kebijakan internal yang belum sepenuhnya diperbarui sesuai dengan regulasi terbaru BPJS Kesehatan menyebabkan ketidakpahaman di kalangan petugas. Selain itu, faktor Material dan Machine juga berkontribusi terhadap masalah ini, di mana ketersediaan berkas penunjang yang tidak memadai dan sistem informasi yang belum optimal menghambat proses klaim. Faktor proses yang teridentifikasi meliputi kelengkapan pengisian rekam medis, pengumpulan berkas penunjang klaim, dan pengkodingan diagnosis yang tidak tepat. Penarikan kesimpulan awal menunjukkan bahwa untuk mengurangi angka klaim pending, perlu dilakukan pelatihan bagi petugas, perbaikan dalam sistem pengelolaan klaim, serta evaluasi dan pembaruan prosedur yang lebih efektif. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi manajemen RS Khusus Bedah Rawamangun untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam proses pengelolaan klaim BPJS Kesehatan, guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Kata Kunci: Klaim Pending, BPJS Kesehatan, Sumber Daya Manusia, Pengelolaan Klaim, Rumah Sakit.
Analisis Hubungan Antara Faktor Internal Individu Dengan Kelelahan Kerja Pada Pegawai IGD Rumah Sakit Islam Al Muchtar Karawang Gasenova, Shinta; Garnida, Aliefety Putu; Santosa, Yaya Aria
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6731

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) beroperasi 24 jam terus menerus sepanjang tahun, membutuhkan performa pegawai yang prima. Performa kinerja pegawai di IGD Rumah Sakit dipengaruhi oleh ketahanan fisik dan mental yang dipengaruhi oleh faktor kelelahan kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui analisis hubungan dari faktor internal individu yang meliputi usia, indeks masa tubuh, kebiasaan berolahraga dan masa kerja terhadap kelelahan kerja pada pegawai IGD Rumah Sakit Islam (RSI) Al Muchtar Karawang, sehingga dapat diberikan umpan balik untuk perbaikan kedepan. Penelitian ini dilakukan secara mix methode dengan design cross dectional study. Analisa data dilakukan dengan cara univariat, bivariat dan diperkuat dengan penelitian kualitatif. Sample diambil secara sampel jenuh dari populasi pegawai IGD di RSI Al Muchtar Karawang sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh usia (p sama dengan 0,002), IMT (p sama dengan 0,010), kebiasaan olahraga (p sama dengan 0,000), dan masa kerja (p sama dengan 0,030) terhadap kelelahan kerja. Didapatkan hubungan antara faktor internal individu berupa usia, IMT, kebiasaaan olahraga dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada pegawai IGD RSI Al Muchtar Karawang dengan saran dapat dilakukan perbaikan untuk individu dan rumah sakit dalam mendorong peningkatan kebugaran fisik dan manajemen stres untuk mengurangi kelelahan kerja. Kata Kunci : Kelelahan kerja, Faktor internal, Pegawai IGD RS
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Beban Kerja, Kompensasi, Motivasi, Perilaku Kerja Inovatif dan Kepuasan Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Perawat di RS Bhayangkara TK. I Pusdokkes Polri Rosalina P, Linda; Windiyaningsih, Cicilia; Santosa, Yaya Aria
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7109

Abstract

Abstrak Penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Beban Kerja, Kompensasi, Motivasi, Perilaku Kerja Inovatif dan Kepuasan Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Perawat di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri. Dengan menggunakan desain cross-sectional melibatkan pengukuran variabel Independen & Dependen. Pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel perawat sebanyak 116 karyawaan di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri. Teknik yg dipakai ialah accidental sampling. Pengolahan data menggunakan IBM SPSS Versi 27. Hasil dari penelitian menunjukan secara parsial terdapat hubungan signifikan antara Kepemimpinan Transformasional, Beban Kerja, Kompensasi, Motivasi, Perilaku Kerja Inovatif dan Kepuasan Kerja terhadap kinerja perawat di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri, dengan masing – masing nilai p-value 0,000 lebih kecil dari 0,05 pada uji Pearson Product Moment. Begitu juga secara simultan, antara Kepemimpinan Transformasional, Beban Kerja, Kompensasi, Motivasi, Perilaku Kerja Inovatif dan Kepuasan Kerja terhadap kinerja perawat di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri dengan nilai p-value (2-sided) sebesar 0,000 pada hasil uji Anova dalam analisis multivariat. Nilai R Square (R²) sebesar 0.936 menunjukkan bahwa sekitar 93.6% variasi dalam Kinerja perawat dapat dijelaskan oleh variasi dalam keenam variabel independen tersebut. Saran kepada manajemen RS diperlukan komitmen organisasi dalam bentuk kebijakan, pelatihan, dan alokasi sumber daya. Implikasinya tidak hanya akan berdampak pada peningkatan kinerja perawat tetapi juga pada kepuasan pasien, reputasi organisasi, dan pengembangan karir perawat itu sendiri Kata kunci: cross-sectional, accidental sampling, Chi – Square, Pearson Product Moment, Anova
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN PELAYANAN KESEHATAN HOSPITAL WITHOUT WALLS PADA PASIEN STROKE DI RSUD CIBINONG Agustiany, Eka Dewi; Santosa, Yaya Aria; Azis, Abdul
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jti.v11i2.6721

Abstract

Latar Belakang Perkembangan teknologi dalam bidang kesehatan telah mendorong inovasi layanan, termasuk program Hospital Without Walls di RSUD Cibinong. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan efektivitas pelayanan bagi pasien stroke yang memerlukan perawatan berkesinambungan tanpa harus selalu datang ke rumah sakit. Namun, pemanfaatan layanan ini masih belum optimal, sehingga diperlukan analisis terhadap faktor yang mempengaruhinya. Tujuan menganalisa hubungan antara pengetahuan dan penggunaan gadget dengan efektifitas pelayanan hospital without walls pada pasien stroke di RSUD Cibinong. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 231 responden yang dipilih secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan realibitasnya. Analisis data menggunakan SPSS, meliputi uji normalitas, uji hubungan (Pearson atau Spearman), uji Chi-square, dan uji regresi biner. Hasil penelitian Pengetahuan berhubungan positif dengan pelayanan hospital without walls (ρ sama dengan 0.583, p kurang dari 0.05). Terdapat hubungan signifikan antara pendidikan, pendapatan, dan frekuensi penggunaan gadget dengan pemanfaatan layanan hospital without walls. Tidak ada hubungan signifikan untuk jenis kelamin, pekerjaan, dan usia. Kesimpulan pengetahuan dan penggunaan gadget berhubungan positif dengan pelayanan hospital without walls. Terdapat hubungan signifikan antara pendidikan, pendapatan, dan frekuensi penggunaan gadget dengan pemanfaatan layanan hospital without walls. Tidak ada hubungan signifikan untuk jenis kelamin, pekerjaan, dan usia. Kata Kunci: Hospital Without Walls, Instalasi Rujukan, Telemedicine, dan Homecare, Rumah Sakit Umum Daerah Cibinong. Daftar Pustaka: 43 (2010-2024)