p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Teras Jurnal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Assessing Signalized Intersections During Rush Hours Through Geometric Planning and Road Widening Intersection Salman, Salman -; Pontan, Darmawan; Fadly, Noer; Irawandi, Veby; Kurniyaningrum, Endah; Widiarso, Tulus
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1251

Abstract

Abstract   As consumers and businesses rely on the efficiency, safety, and reliability of transportation networks, the quality of urban life is at risk due to increasing traffic congestion. The current study aims to evaluate the capacity of an intersection by recalculating the existing condition and making changes with geometric improvements, namely symmetrizing the intersection arms and traffic separation islands and widening the intersection arms. Factors that affect traffic congestion at intersections in the Banda Aceh area, such as driver behavior, traffic light capacity, peak-hour drivers, and intersection design. This study compares on-site data with the performance of signalized intersections using various traffic methodologies. With a population of 261,000 in Banda Aceh, Simpang Surabaya is known as a busy route in urban life. Two techniques are used for the analysis: applying the Indonesian Highway Capacity Manual (MJKI) to the road widening and geometric re-planning. The results show that the intersection capacity is close to saturation, with a saturation value of 1.336 which exceeds 0.85 due to asymmetric traffic islands, high volumes, and long cycle times. Geometric changes and wider intersection roads reduce this value to 0.83. The results indicate that Simpang Surabaya (the intersection of Surabaya) needs to be widened immediately and properly. Further research is recommended to evaluate other intersections in the city of Aceh with quite busy traffic density to carry out calculations and handling by using different of MJKI accordingly.   Keywords: Traffic volume; signalized intersection, capacity; degree of saturation; traffic delay   Abstrak   Ketika konsumen dan perusahaan bergantung pada efisiensi, keamanan, dan keandalan jaringan transportasi, kualitas kehidupan perkotaan berada dalam risiko akibat meningkatnya kemacetan lalu lintas. Penelitian saat ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas persimpangan dengan menghitung ulang kondisi eksisting dan melakukan perubahan dengan perbaikan geometrik yaitu mensimetriskan lengan-lengan simpang dan pulau pemisah arus lalu lintas dan pelebaran lengan simpang. Faktor -faktor yang mempengaruhi kemacetan lalu lintas di persimpangan jalan di daerah Banda Aceh, seperti perilaku pengemudi, kapasitas lampu lalu lintas, pengemudi pada jam sibuk, dan desain persimpangan. Studi ini membandingkan data di lokasi dengan kinerja persimpangan yang dilengkapi sinyal menggunakan berbagai metodologi lalu lintas. Dengan 261.000 penduduk, Simpang Surabaya di Banda Aceh dikenal sebagai jalur sibuk dalam kehidupan perkotaan. Dua teknik digunakan untuk analisis: menerapkan manual kapasitas jalan raya Indonesia (MJKI) pada pelebaran jalan dan perencanaan geometrik ulang. Hasilnya menunjukkan bahwa kapasitas persimpangan mendekati jenuh, dengan nilai jenuh sebesar 1,336 yang melebihi 0,85 akibat pulau lalu lintas yang asimetris, volume tinggi, dan waktu siklus yang panjang. Perubahan geometris dan jalan persimpangan yang lebih lebar mengurangi nilai ini menjadi 0,83. Hasilnya menunjukkan bahwa Simpang Surabaya perlu segera diperlebar dengan baik. Penelitian selanjutnya dianjurkan mengevaluasi simpang dengan kepadatan yang cukup sibuk di daerah Aceh lainnya untuk dilakukan kalkulasi dan penanganan secepatnya.   Kata kunci: Volume lalulintas, simpang bersinyal, kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan lalu   lintas
Evaluating on Application of Lean Construction of Toll Road Projects in Indonesia Salman, Salman -; Pontan, Darmawan; Kurniyaningrum, Endah; Widiarso, Tulus
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1285

Abstract

Abstract   Lean construction boosts productivity, reduces costs, and enhances overall project performance. This research looks at how PT Nindya Karya implements lean construction in a toll road project. The study site is the Bayung Lencir-Tampino Toll Road project. The approach taken is quantitative, including statistical analysis and a final report document. The study found that implementing lean construction concepts in this project had a beneficial impact. The project was completed faster than projected, taking 415 days instead of 574 days, resulting in a time savings of roughly 27.7%. The Just-in-Time approach and the Last Planner System both helped to reduce time waste and material delays. The project team used a target value design, which ensures that resources are used in accordance with specified criteria and there is no excess or deficit of materials. Lean construction has resulted in significant cost savings for the project, with expenses lower than expected, resulting in an 8.67% surplus on the contract value. As a suggestion, future research could look into the impact of lean construction on projects other than toll highways.   Keywords: construction; cost; lean construction, time management; waste material     Abstrak   Konstruksi ramping meningkatkan produktivitas, menurunkan biaya, dan meningkatkan kinerja proyek secara keseluruhan. Studi ini meneliti bagaimana PT Nindya Karya menggunakan konstruksi ramping pada proyek konstruksi jalan tol. Lokasi studi ialah proyek Jalan Tol Bayung Lencir-Tampino. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan analisis statistik, dokumen laporan akhir, dan kuesioner. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan prinsip konstruksi lean dalam proyek ini berdampak positif. Proyek ini selesai lebih cepat dari yang diharapkan, dengan total durasi 415 hari dibandingkan dengan jangka waktu awal 574 hari, sehingga menghemat waktu sekitar 27.7%. Metode Just-in-Time dan Last Planner System membantu menghilangkan pemborosan waktu dan keterlambatan material. Tim proyek mengadopsi desain nilai target, yang memastikan bahwa material digunakan berdasarkan kebutuhan yang ditentukan dan tidak ada kelebihan maupun kekurangan material. Konstruksi ramping telah menghasilkan penghematan biaya yang signifikan untuk proyek dengan biaya yang lebih rendah dari yang diantisipasi, sehingga menghasilkan surplus sekitar 8.67% dari nilai kontrak. Sebagai saran untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti pengaruh Konstruksi ramping pada berbagai proyek selain jalan tol dan sebagainya.   Kata kunci: konstruksi; biaya; konstruksi ramping, manajemen waktu; bahan limbah