Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Case Report: Periodik Paralisis Hipokalemia Suangga, Greyta; Tarigan, Cristina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.16569

Abstract

Periodik Paralisis Hipokalemia adalah kondisi medis yang jarang terjadi namun serius, yang ditandai dengan episode kelemahan otot yang berkala akibat rendahnya kadar kalium dalam darah. Kondisi ini seringkali muncul pada masa remaja atau dewasa muda dan dapat menyebabkan kelumpuhan sementara yang bervariasi dalam intensitas dan durasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala klinis, komplikasi, serta tata laksana pralisis periodik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni dengan studi literatur. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dalam tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala klinis Paralisis Periodik meliputi kelemahan otot yang terutama terjadi pada pagi hari setelah istirahat, sering dimulai pada ekstremitas bawah dan dapat disertai dengan hipokalemia. Komplikasi yang dapat terjadi selama serangan kelemahan otot meliputi aritmia jantung, kelemahan otot yang berlangsung lama di antara serangan, serta miopati proksimal progresif. Penanganan Paralisis Periodik meliputi manajemen serangan akut, pencegahan serangan dengan menghindari pemicu yang diketahui, dan penggunaan obat-obatan seperti kalium atau acetazolamide.
Case Report: Artritis Gout Kronis Bertofus Jap, Aydhing Nathasya; Tarigan, Cristina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.16571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi manajemen pengobatan pada pasien gout kronis dengan riwayat hiperurisemia, hipertensi, dislipidemia, TB paru, AKI, dan CHF, serta mempertimbangkan peran terapi penurun kadar asam urat dalam mengurangi gejala dan mencegah serangan akut. Metode penelitian dilakukan melalui studi kasus dengan pendekatan deskriptif analitik yang mengkaji kondisi klinis pasien, riwayat medis, dan respons terhadap berbagai intervensi terapeutik, termasuk penggunaan inhibitor xantin oksidase (alopurinol, febuxostat) dan urikosurik (probenecid). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengobatan menggunakan inhibitor xantin oksidase efektif dalam menurunkan kadar asam urat serum dan mencegah serangan gout akut, sementara terapi profilaksis tambahan diperlukan untuk meminimalkan peradangan sendi yang parah. Pemilihan terapi penurun kadar asam urat harus disesuaikan dengan kondisi komorbiditas pasien, terutama pada pasien dengan gangguan ginjal dan kardiovaskular, di mana pemantauan ketat diperlukan untuk menghindari komplikasi. Pendekatan individualistik penting dalam pengelolaan gout kronis, dengan mempertimbangkan riwayat penyakit dan respons terhadap terapi, serta perlunya edukasi pasien mengenai perubahan gaya hidup untuk mengurangi risiko serangan di masa mendatang.